INILAH Penyebab LRT Jakarta Bertabrakan, Direktur Salahkan Masinis yang Bertugas
Tabrakan saat uji coba LRT Jabodebek di rel di atas ruas Tol Jagorawi Kilometer 12/600, Cipayung, Jakarta Timur akibat kesalahan masinis
TRIBUN-MEDAN.com - Dua kereta Lintas Rel Terpadu (KRL) Jabodetabek rute Cawang-Cibubur dilaporkan bertabrakan, Senin (25/10/2021).
Tabrakan tepatnya terjadi di atas ruas Tol Jagorawi KM 12/600, Cipayung, Jakarta Timur.
Foto yang diterima Kompas.com menunjukkan gerbong depan antara dua kereta saling bertemu, di mana salah satu gerbong menghimpit gerbong lainnya.
Saksi mata, Eman Sulaeman (32), mengatakan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu Eman sedang berada di pinggir tol.
"Ngedengar ledakan. Itu LRT yang tabrakan. Seperti bunyi 'der' gitu," ujarnya di lokasi, Senin.
Dilansir Tribun Medan dari Kompas.com, bagian gerbong kereta yang terlibat kecelakaan sedang dalam proses evakuasi dan ditutup terpal. Belum diketahui penyebab kecelakaan, dan soal ada atau tidaknya korban.
Uji coba
Uji coba LRT Jabodetabek rute Cibubur-Cawang sudah berlangsung sejak November 2019, seperti dikutip dari laman LRT Jabodetabek.
Pada tahap uji coba perdana yang dilakukan pada 28 November 2019 lalu, kereta dijalankan dari Stasiun Harjamukti, Cibubur, hingga TSN 1 sebelum Stasiun Ciracas,
Layanan Cibubur-Cawang melewati empat stasiun, dimulai dari Taman Mini Indonesia Indah, Kampung Rambutan, Ciracas, sampai Harjamukti Cibubur dengan panjang Trase 14,5 kilometer.
Penyebab Kecelakaan LRT Jakarta
Direktur PT INKA Budi Noviantoro mengatakan, tabrakan saat uji coba LRT Jabodebek di rel di atas ruas Tol Jagorawi Kilometer 12/600, Cipayung, Jakarta Timur akibat kesalahan masinis yang tidak mengurangi kecepatan.
Budi mengatakan, kecepatan KRL tidak berkurang saat berdekatan dengan unit kereta yang sedang diam di jalur yang sama.
"Dari awal indikasi awal ini masinis pada saat lansir terlalu cepat," kata Budi saat konferensi pers virtual, Senin (25/10/2021).
Masinis yang berada di depan kereta yang bertabrakan selamat dengan dengan luka ringan. Masinis langsung dirawat dan segera dimintai keterangan terkait peristiwa kecelakaan tersebut.
"Terindikasi lansiran yang cepat, masinisnya alhamdulillah tidak apa-apa, luka ringan sehingga selanjutnya tim dari KNKT langkah investigasi," ujar dia.
Budi menjelaskan, tabrakan terjadi saat proses uji coba yang hampir selesai. Saat ini proses investigasi akan menjadi penentu langkah selanjutnya.
"Kami kan memang sedang proses pengujian LRT dan hampir selesai pengujian dinamis," kata dia.
Budi juga meminta maaf atas nama jajaran direksi PT INKA atas peristiwa tabrakan LRT tersebut.
"Saya atas nama Dirut dan direksi PT INKA memohon maaf kepada semua pihak. Jadi ini informasi awal, nanti akan melaporkan. Kalau ada yang lebih detail nanti saya laporkan," kata dia.
Tabrakan LRT diketahui terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Warga setempat Eman Sulaiman (32) mengatakan, kecelakaan LRT tersebut menyebabkan dentuman besar.
"Ngedengar ledakan. Itu LRT yang tabrakan, seperti bunyi 'der' gitu," kata Eman.
(*/Kompas.com/Tribunnews.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/inilah-penyebab-lrt-jakarta-bertabrakan-direktur-salahkan-masinis-yang-bertugas.jpg)