Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar IPA: Penjelasan Bagian-bagian Bunga, Perkembangbiakan Pada Bunga, dan Fungsinya
Bunga bukanlah bagian dari tumbuhan melainkan penggabungan dari salah satu kombinasi. Hal ini dikarenakan perkembangbiakan yang terjadi.
TRIBUN-MEDAN.com - Bunga bisa menjadi alat reproduksi seksual pada tumbuhan.
Pada dasarnya, tumbuhan sangat membutuhkan bunga untuk perkembangbiakan.
Dalam proses perkembangbiakan, bunga membutuhkan binatang-binatang untuk melakukan penyerbukan.
Seperti yang kita ketahui bahwa tumbuhan itu sendiri memiliki akar, batang, dan daun.
Dengan demikian, bunga bukanlah bagian dari tumbuhan melainkan penggabungan dari salah satu kombinasi. Hal ini dikarenakan perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan yang menggunakan biji dinamakan sebagai perkembangbiakan generatif.
Fungsi Bunga Sebagai Perkembangbiakan Generatif
1. Organ Reproduksi Tanaman
Bunga itu sendiri memiliki fungsi untuk memadukan atau menyatukan fusi sperma atau gamet jantan dan ovula atau gamet betina. Dengan hal ini, maka produksi benih akan terlaksana. Adapun susunan atau rangkaian bunga dalam tangkai dinamakan sebagai pembungaan. Organ reproduksi pada bunga dikenal dengan nama benang sari dan putik.
2. Menarik Pollinator
Seperti yang kita ketahui bahwa ada hewan-hewan yang makanan utamanya adalah nektar. Sementara itu, bunga memiliki nektar atau cairan manis. Jika menggunakan simbiosis mutualisme, nektar yang ada pada bunga akan diambil sebagai makanan, saat itu juga penyerbukan pada bunga terjadi.
Pada proses penyerbukan terjadi pemindahan serbuk sari dari kepala bunga jantan ke kepala putik betina. Dengan demikian, pertemuan serbuk sari dan putik akan menghasilkan peluruhan gamet pada tumbuhan.
3. Menghasilkan Nektar atau Sari Bunga
Bunga selalu menghasilkan nektar. Nektar yang ada pada bunga sangat kaya akan gula sehingga nektar disebut dengan cairan manis pada bunga. Cairan manis ini diproduksi pada saat tumbuhan sedang mekar.
Saat bunga sedang mekar, saat itulah hewan-hewan pemakan nektar akan tertarik untuk datang ke bunga tersebut. Semakin banyak hewan yang tertarik, maka proses penyerbukan akan terjadi lebih cepat.
4. Bagian Indah Pada Tumbuhan
Bukan hal yang asing kalau bunga menjadi bagian indah yang ada di tumbuhan. Oleh karena itu, bunga selalu memiliki warna cerah dan berbagai macam bentuk yang menarik. Jika pada tumbuhan tidak ada bunganya, mungkin saja tumbuhan itu akan kurang menarik.
Warna-warna cerah dan bentuk yang bervariasi membuat bunga bisa dijadikan sebagai tanaman hias. Oleh karena itu, hingga saat ini bunga masih digemari oleh banyak orang untuk dijadikan sebagai tanaman hias di pekarangan rumahnya.
Fungsi Bagian-bagian Bunga:
1. Bagian Steril
Bagian steril pada bunga dibagi menjadi dua, yaitu kelopak bunga dan mahkota bunga. Simak penjelasan kedua bagian tersebut di bawah ini.
a) Kelopak Bunga (calix)
Kelopak bunga atau calix ini adalah bagian terluar dari bunga. Warna dari kelopak bunga biasanya memiliki warna hijau seperti warna daun. Jika dilihat secara sekilas, kelopak bunga ini hampir mirip dengan daun. Kelopak bunga memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan daun.
Lalu fungsi kelopak bunga apa? Fungsi dari kelopak bunga itu sendiri untuk melindungi bunga yang masih muda dan melindungi kuncup ketika bunga sedang berkembang. Jika tidak ada kelopak bunga, besar kemungkinan kalau bunga tidak berkembang secara maksimal.
b) Mahkota Bunga (corolla)
Mahkota selalu identik dengan sesuatu yang indah dan biasanya menarik perhatian. Begitu pun, pada mahkota bunga yang selalu memiliki warna yang cerah untuk menarik perhatian para binatang pemakan nektar. Mahkota bunga umumnya berukuran lebih besar dari kelopak bunga.
Baca juga: Materi Belajar IPA: Selain Jantan yang Melahirkan, Berikut 5 Fakta Unik Hewan Kuda Laut
Baca juga: Materi Belajar Astronomi: Karakteristik Planet Bercincin Saturnus
Mahkota bunga berfungsi untuk membuat para binatang pemakan nektar tertarik pada bunga tersebut. Proses penyerbukan dapat terjadi salah satunya karena para binatang pemakan nektar mencari makanannya pada bunga.
2. Bagian Fertil
Bagian fertil ini adalah bagian reproduktif pada bunga. Bunga itu sendiri memiliki dua bagian fertil, yaitu benang sari atau stamen dan putik atau pistilum. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasannya sebagai berikut.
a) Benang Sari atau Alat Kelamin Jantan (stamen)
Bagian fertil yang pertama adalah benang sari atau stamen. Benang sari merupakan organ perkembangbiakan jantan. Dengan kata lain, organ benang sari ini memproduksi sel-sel kelamin jantan pada tumbuhan.
b) Putik Sari atau Alat Kelamin Betina (pistillum)
Setelah membahas organ reproduksi jantan pada bunga, kini saatnya membahas organ reproduksi betina pada bunga. Bunga mempunyai organ atau alat reproduksi betina yang dikenal dengan nama putik.
Organ putik ini terbentuk dari buah karpel yang berjumlah satu atau lebih dan putik ini terletak pada bagian tengah bunga. Kumpulan-kumpulan dari karpel disebut dengan Ginocium.
Fungsi dari putik ini adalah tempat atau wadah serbuk sari yang berasal dari benang sari atau alat reproduksi jantan pada bunga. Secara sederhana, setelah putik sudah dibuahi oleh sperma yang berasal dari serbuk sari, kemudian putik ini akan tumbuh dan berubah menjadi kandung lembaga. Kandung lembaga inilah yang menghasilkan tumbuhan baru pada bunga (berkembang biak).
Perkembangbiakan Pada Bunga
Dari hasil pembahasan sebelumnya, dapat dikatakan bahwa alat reproduksi yang ada pada tumbuhan berbunga adalah benang sari atau sel jantan dan putik atau sel betina. Lalu bagaimana proses perkembangbiakan yang terjadi pada tumbuhan bunga?
1. Tumbuhan bunga melakukan reproduksi atau perkembangbiakan dengan cara membentuk sebuah biji.
2. Biji ini berasal dari pembentukan yang terjadi dari sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Sel kelamin jantan ini berupa serbuk sari dan sel kelamin betina berupa bakal buah.
3. Hal yang harus digarisbawahi dalam perkembangbiakan tumbuhan bunga adalah proses pembuahan yang dimana bagian dalam putik (betina) harus dimasuki oleh serbuk sari (jantan).
Setiap perkembangbiakan pada tumbuhan bunga selalu diiringi dengan penyerbukan. Proses penyerbukan adalah proses yang dimana serbuk sari sampai di putik melalui benang. Penyerbukan ini terbagi menjadi dua jenis penyerbukan, yaitu penyerbukan sendiri dan penyerbukan silang.
Bunga bisa dikatakan sebagai tumbuhan yang membutuhkan binatang-binatang, angin, dan manusia untuk melakukan penyerbukan. Bunga yang tidak mengalami penyerbukan, maka tidak akan bisa berkembang biak. Oleh karena itu, jika kita ingin merawat dan menanam bunga sebagai tanaman hias harus sering memerhatikan proses penyerbukan ini.
Baca juga: Materi Belajar PPKn: Jenis-jenis Tindakan yang Mendukung Wujud Demokrasi
Baca juga: Materi Belajar IPA: Tahukah Tentang Fenomena Gunung Bernapas? Ini Penjelasan Ahli Geologi
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bagian-bagian-bunga.jpg)