Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Astronomi: Karakteristik Planet "Bercincin" Saturnus
Selain memiliki sebutan planet bercincin, ternyata Planet Saturnus juga memiliki keunikan lain.
TRIBUN-MEDAN.com - Sistem tata surya kita memiliki delapan planet, termasuk Bumi.
Setiap planet ini memiliki keunikannya masing-masing.
Misalnya Bumi yang merupakan satu-satunya planet yang bisa dihuni makhluk hidup, Venus yang merupakan planet terpanas, hingga Neptunus yang adalah planet terdingin.
Planet Saturnus sebagai planet keenam juga memiliki keunikan, teman-teman.
Keunikan dari Saturnus adalah adanya 'cincin' yang dimiliki oleh planet ini.
Hal ini menyebabkan Saturnus sering disebut sebagai planet bercincin.
Selain memiliki sebutan planet bercincin, ternyata Planet Saturnus juga memiliki keunikan lain.
Apa saja, ya?
Karakteristik Planet Saturnus
1. Saturnus Adalah Bola Gas Raksasa
Planet Saturnus yang adalah planet terbesar kedua ini disebut juga sebagai bola gas raksasa.
Sebabnya, sebagian besar Planet Saturnus terdiri dari hidrogen dan helium.
Saturnus juga memiliki volume yang lebih besar dari Bumi, yaitu 95 kali massa Bumi.
2. Perputaran Saturnus Berkecepatan Tinggi
Baca juga: Materi Belajar Sejarah: Makna Isi Sumpah Pemuda dan Tokoh-tokoh di Kongres Pemuda II
Baca juga: Materi Belajar Geografi Kelas 11: Tujuh Upaya Dalam Melestarikan Fauna
Di Planet Saturnus ternyata ada angin kencang, yang menyebabkan terbentuknya pita berwarna kuning dan emas di lapisan atmosfernya.
Bahkan angin ini bisa bergerak lebih dari 1.800 kilometer per jam.
Selain itu, Planet Saturnus juga memiliki ekuator yang terlihat bengkak dan kutub yang mendatar.
Hal ini disebabkan karena putaran Planet Saturnus yang berkecepatan tinggi.
3. Cincin Saturnus Dilihat Pertama Kali Tahun 1610
Sebenarnya, bukan hanya Saturnus saja yang memiliki cincin, tapi ada juga Jupiter, Uranus, dan Neptunus yang bercincin.
Namun hanya cincin Saturnus saja yang terlihat dengan jelas.
Tahukah kamu siapa yang menemukan pertama kali bahwa Saturnus memiliki cincin?
Cincin Saturnus ternyata pertama kali dilihat oleh Galileo Galiei pada 1610 melalui teleskopnya.
Cincin Planet Saturnus kemudian dilihat dengan lebih jelas oleh seorang astronom asal Belanda, yaitu Christian Huyghens menggunakan teleskopnya.
Dari hasil pengamatannya, diketahui bahwa cincin Saturnus berbentuk datar dan tipis.
(*/tribun-medan.com)
Baca juga: Materi Belajar IPA: Proses Terjadinya Hujan Mulai Evaporasi, Kondensasi, hingga Presipitasi
Baca juga: Materi Belajar Sejarah: Pengaruh Kebijakan Kerja Paksa pada Masa Penjajahan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/planet-saturnus.jpg)