Kelangkaan BBM

BBM LANGKA, Polda Sumut Selidiki Indikasi Penimbunan Minyak di Balik Kelangkaan BBM di Medan

Direktorat Kriminal Khusus Polda Sumut melakukan pertemuan dengan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol John Carles Edison Nababan (kanan) bersama Eksekutif general manajer PT Pertamina Patra niaga sub holding Sumbagut Asep Wicaksono (kiri), Sabtu (16/10/2021) di depan gedung Direktorat Kriminal Khusus, Polda Sumut. 

SULIT Dapat BBM, Pengendara Keluhkan Kendaraan Mati di Tengah Jalan hingga Harus Lakukan Ini

Kurun waktu seminggu ini, Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan di kota Medan dikabarkan sulit untuk di dapatkan. 

Hal itu pun diakui oleh sopir mobil penumpang lintas Dairi - Kota Medan, Samri Manalu saat sedang mengantri untuk mengisi solar di SPBU Selayang, Jalan Setia Budi, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (16/10/2021). 

"Sulit ini dapatkan solar. Mulai dari Sidikalang ke Medan langka minyak.  Makanya ini saya sampai bawa jeriken," ujarnya kepada Tribun Medan saat diwawancara di lokasi. 

"Kalau tidak kubawa jeriken, penumpang jadi sengsara. Tadi jam 04.00 WIB kami sampai di Kota Medan. Padahal sudah berangkat dari Pakpak Bharat sudah dari jam 17.00 WIB semalam," sambungnya. 

Dikatakannya, biasanya ia bisa mengantarkan penumpang dari Pakpak Bharat tiba di kota Medan sekitar pukul 23.00 WIB malam. 

Ia pun menceritakan saat membawa penumpang semalam karena tidak ada BBM sempat mengalami mati mesin karena kehabisan bensin. 

Terpaksa ia pun memanggil becak untuk membeli minyak eceran yang ada di sekitar lokasi.

Ia pun heran kenapa terjadi kelangkaan BBM di SPBU sementara di eceran masih ada.

Diduganya sedang terjadi penimbunan. 

"Maunya jangan ada penimbunan. Karena kenapa eceran ada dijual sementara di SPBU tidak ada. Padahal yang perseorangan kok bisa ada. Berarti per jeriken minyak diambil," bebernya. 

"Saya perhatikan banyak orang ngambil minyak untuk dijual di Sidikalang. Jadi kami tidak dapat. Sementara harga orang itu lebih mahal dari pada di SPBU," tambahnya. 

Ada pun terkait kemelut ini, dugaan adanya penimbunan, Tribun Medan sudah coba mengkonfirmasi kepada pihak Pertamina. 

Namun setelah dihubungi berkali - kali, pihak Pertamina masih tetap bungkam. 

Pertamina Sudah Dua Kali Dipanggil Polda Sumut, Ini Alasannya

Manager Communication, Relation, dan CSR Regional Sumbagut, Taufikurachman akhirnya angkat bicara terkait isu kelangkaan BBM di Sumut.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved