PENAMPAKAN Lokasi Pembunuhan Beni Sinambela, Ini Kesaksian Petugas Hotel
Pegawai hotel menyebutkan kamar no 200 itu belum boleh dimasuki oleh siapapun karena masih dalam proses penanganan polisi.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Lokasi Pembunuhan di Kamar Hotel Hawai Masih Digaris Polisi
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Beni MP Sinambela (36), warga Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar hotel Hawai, Jalan Letjen Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/10/2021) kemarin.
Sampai kini polisi masih terus memburu pelaku yang diduga merupakan teman pria korban.
Pantauan di lokasi kejadian Senin (11/10/2021) hari ini, kamar bertingkat berwarna biru muda masih dipasangi garis polisi (police line)
Pegawai hotel menyebutkan kamar no 200 itu belum boleh dimasuki oleh siapapun karena masih dalam proses penanganan polisi.
"Belum boleh dimasuki, Bang. Masih digaris polisi makanya belum bisa di apa-apain kamarnya," kata Yusuf, Senin (11/10/2021).
Pantauan di lokasi kejadian pengunjung hotel terlihat sepi.
Hanya beberapa pengendara yang tampak lalu lalang.
Sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas di dalam kamar hotel Hawai.
Ia tewas diduga ditikam menggunakan pisau oleh teman yang masuk ke dalam kamar secara bersamaan.
"Awalnya ribut-ribut. Naik aku ke atas udah tergeletak. Di situ aku diancam," kata penjaga Hotel Hawai, Yusuf di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/10/2021) lalu.
KELUARGA Korban Pembunuhan di Hotel Hawai: Ambil Mobil Silakan tapi Jangan Nyawa
Benny MP Sinambela yang menjadi korban pembunuhan di Hotel Hawai Kecamatan Tuntungan dikenal periang oleh keluarga.
"Gak tau berantam adik saya ini. Sehingga di bantai pun dia enggak ada perlawanan atau apa lah," ujar Kakak kandung korban, Ilda Sinambela.
Ilda mengungkapkan, sang adik selama ini masih bertatus lajang.
Ia mengungkapkan kalau alarhum juga tidak merokok.
"Adik saya ini tidak perokok atau peminum. Masih lajang dia (Benny). Belum bekeluarga," sambungnya.
Ia juga mengaku tidak mengetahui siapa pelaku yang tega membunuh sang adik.
Sebab, menurutnya adiknya tidak memiliki permasalahan kepada siapapun.
"Kami juga masih meraba lah ini (siapa pelakunya). Mungkin cuma dia lah yang kenal siapa pelaku ini," ungkapnya.
Ilda mengatakan, korban merupakan satu - satunya anak laki - laki dalam keluarga tersebut.
Sehingga pihak keluarga menjadi sangat kehilangan.
"Kalau dia (pelaku) memang mau mengambil mobil itu, yauda diambil aja. Jangan nyawa adik kita juga," terangnya
Ia berharap agar pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut yang sudah mengambil nyawa sang adik.
"Ya segera ditemukan lah pelakunya," harapnya.
(cr25/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/benny-sinambela_korban-pembunuhan_.jpg)