Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Matematika SD: Macam-macam Bilangan dan Operasi Perhitungan

Bilangan merupakan konsep yang termasuk ke dalam matematika, bertujuan untuk menghitung suatu pecahan dan pengukuran agar lebih mudah.

Ilustrasi
Ilustrasi Macam-macam bilangan 

TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar matematika SD mengenal macam-macam bilangan dan operasi perhitungan bilangan.

Bilangan adalah suatu nilai pecahan yang ada pada kumpulan angka berurutan dari nilai satuan, ribuan, dan puluhan.

Bilangan dapat dipakai sebagai pengingat jumlah, sebelumnya bilangan ditandai dengan simbol.

Pengertian Bilangan

Bilangan merupakan konsep yang termasuk ke dalam matematika, bertujuan untuk menghitung suatu pecahan dan pengukuran agar lebih mudah.

Dalam matematika, bilangan sering ditemukan pada soal yang menentukan bilangan asli dan bilangan cacah.

Macam-macam Bilangan

1. Bilangan Nol

Bilangan nol adalah bilangan angka 0 yang tidak bernilai atau disebut dengan bilangan kosong dan nilai nol bernilai angka 0 itu sendiri.

2. Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah bilangan yang nilainya genap seperti angka 2,4,6,8,10 dan seterusnya.

Pada bilangan bulat meliputi bilangan positif, negatif serta bilangan nol pun termasuk golongannya.

Baca juga: Materi Belajar Biologi Kelas 10: Sistem Reproduksi Pada Bakteri, Terbagi dalam Dua Cara

Baca juga: Materi Belajar Matematika SMP: Rumus Menghitung Bunga Pinjaman dan Bunga Tabungan

3. Bilangan Asli

Bilangan asli dikatakan sebagai bilangan positif dan merupakan bilangan pertama, bilangan asli mencakup angka 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 dan seterusnya hingga tidak terhingga.

4. Bilangan Cacah

Bilangan cacah adalah bilangan yang tidak bernilai negatif, dan bilangan cacah terhitung dari angka 0 hingga seterusnya sampai tak terhingga.

Jika bilangan cacah berkaitan dengan operasi bilangan maka ditemukan bilangan perkalian, penjumlahan, dan pengurangan.

5. Bilangan Prima

Bilangan prima dikatakan bilangan asli yang faktor pembaginya lebih dari 1 dan bilangan prima merupakan bilangan positif yang dapat dibagi dari dua bilangan asli.

6. Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan adalah bilangan yang digariskan oleh garis miring seperti 4/6, 7/8 dan lain sebagainya.

Bilangan pecahan dapat dihasilkan dari pembagian bilangan bulat dengan bilangan asli.

7. Bilangan Rasional dan Irasional

Bilangan rasional adalah bilangan yang sederhana sebagai perbandingan antara dua bilangan bulatdan penyebutnya sama dengan nilai 0.

Sedangkan bilangan irasional adalah bilangan yang berbentuk akar seperti √2, √3 dan seterusnya.

Jenis-jenis Operasi Menghitung Bilangan

1. Operasi Aritmatika terdiri dari penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian.

a) Penjumlahan terdapat dari satu bilangan yang ditambah dengan bilangan lain agar menghasilkan jumlah.

Penjumlahan ini merupakan salah satu dari operasi aritmatika dasar, penjumlahan disimbolkan dengan tanda (+), Misal ; 25 + 25 = 50.

b) Pengurangan terdapat dari satu bilangan dengan bilangan lain yang dikurangin agar menghasilkan jumlah.

Dan pengurangan disimbolkan dengan tanda (-), Misal ; 15 - 6 = 9.

c) Pembagian adalah lingkup dari operasi aritmatika dasar, pembagian dapat dihasilkan oleh suatu bilangan yang dipecah menjadi bilangan kecil.

d) Perkalian adalah bilangan yang dikalikan agar dapat menghasilkan jumlah yang lebih besar, baik dalam jumlah bilangan kecil ataupun besar.

Dan, konsep perkalian merupakan bilangan yang berulang.

e) Perpangkatan merupakan operasi matematika yang dihitung berulang dengan bilangan yang banyak dipangkatkan.

2. Urutan Operasi

Urutan operasi hitung bilangan terdiri dari Tanda kurung, Perpangkatan dengan akar bilangan, Perkalian dengan pembagian dan Penjumlahan dengan pengurangan. Dalam urutan operasi, bilangan pertama didahulukan karena merupakan urutan angka yang di utamakan.

3. Operasi Campuran

Operasi campuran adalah operasi yang cara kerjanya menggabungkan dua atau lebih operasi hitungan biasa.

Pada saat menghitung operasi campuran, sebaiknya perhitungan ditandai dengan dua tanda yang berbeda dalam satu soal.

Misalnya tanda kurang dan tambah. Penjumlahan dan pengurangan sama kuatnya jadi terlebih dahulu menghitung dari sebelah kiri dengan cara dikelompokkan.

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 : Struktur Teks Fabel dan Unsurnya

Baca juga: Materi Belajar Matematika SMP: Rumus Baris dan Deret Aritmatika Beserta Contoh Soal dan Pembahasan

(mag4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved