Khazanah Islam
Ceramah Syekh Ali Jaber, Menolong Orang dengan Cara Riba, Dosanya Melebihi Zina dengan Ibu Kandung
Allah telah menyiapkan dosa besar bagi orang-orang yang bersikukuh tetap melalukan larangan yang dimaksud.
TRIBUN-MEDAN.com - Hal apakah yang tidak boleh dilakukan ketika menolong orang? Berikut ini penjelasan Syekh Ali Jaber rahimahullah.
Manusia hidup di dunia sebagai makhluk sosial.
Yakni tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain.
Sehingga diperlukan tolong-menolong di antara sesama makhluk hidup.
Karena tidak selamanya manusia hidup di dunia ini.
Bahkan ketika manusia lahir ke dunia dibantu oleh tenaga medis sebagai pertolongan.
Pun ketika meninggal dunia, manusia juga tidak bisa apa-apa tanpa bantuan orang lain untuk mennguburkan mayatnya.
Sehingga perlunya saling menjaga sikap tolong-menolong ini dalam kehidupan di dunia.
Namun, ada sebuah larangan yang sebaiknya tidak dilakukan saat menolong orang.
Lantas, apakah larangan yang dimaksud bahkan melampaui dosa zina?
Berikut ini penjelasan Syekh Ali Jaber yang dibagikan melalui kanal YouTube Adam Wahyu.
Baca juga: Pria Ini Anak Orang Terkaya di Indonesia, Pakai Sepatu Rusak Dilakban, Alasannya Tak Terduga
Baca juga: Mirip Barbie, Putri Lestari Mokodongan Sukses Raup Jutaan Rupiah dari Medsos, Bukan Artis
Baca juga: AKHIRNYA Terjawab Zaskia Gotik Pisah Ranjang sama Pengusaha Kaya, Ortu Sedih Tak Menyangka
Dalam ceramah tersebut, Syekh Ali Jaber menyampaikan hal yang sebaiknya tidak dilakukan ketika menolong.
Dan ia juga mengingatkan untuk segera bertaubat lantaran dosanya menandingi zina sebanyak 36 kali.
Maka dari itu, Syekh Ali Jaber sangat mewanti-wanti bagi setiap muslim untuk menghindarinya.
Dalam Islam, Allah senantiasa memerintahkan umat manusia untuk selalu tolong menolong agar masalah lebih ringan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pemulung-muhammad-gifari-akbar-dan-syekh-ali-jaber.jpg)