Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 9: Pahami Jenis-Jenis Pidato Sebelum Mengikuti Perlombaan

Pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum atau orang banyak dengan tujuan menyampaikan pendapat.

Illustrasi
Ilustrasi pidato 

TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar bahasa Indonesia kelas 9 kali ini memahami Jenis-Jenis Pidato Sebelum Mengikuti Perlombaan.

Teknik berpidato ada beberapa jenis.

Kebanyakan perbedaan pidato tergantung konteks. 

Pidato  juga sering diperlombakan dari tingkat SD hingga SMP. 

Orang yang berpidato pun memiliki gaya yang berbeda.

Ada yang berpidato dengan skrip di tangannya, ada pula yang berpidato layaknya orang yang sedang mengobrol.

Pengertian Pidato

Pidato adalah kegiatan berbicara di depan umum atau orang banyak dengan tujuan menyampaikan pendapat.

Orang yang berpidato disebut juga orator.

Biasanya, pemimpin seringkali menggunakan pidato untuk menyampaikan gagasan atau harapan mereka kepada banyak orang.

Meskipun begitu, pidato harus disampaikan dengan baik sehingga bisa menghasilkan kesan yang positif terhadap orator tersebut.

Sangat penting untuk belajar berpidato karena itu akan membantumu berbicara di depan banyak orang.

Pidato juga bisa membantu menyampaikan ide-ide atau gagasan baik yang ada di kepala kita.

Tujuan Pidato

Pidato biasanya disampaikan agar orang bisa mengikuti perkataan orator tanpa adanya unsur paksaan.

Ada juga yang berpidato sekedar untuk memberi informasi atau pengajaran.

Pidato juga bisa bersifat menghibur sehingga orang yang mendengarnya senang dan puas dengan pendapat yang kita sampaikan.

Jenis-jenis Pidato yang Sering Dilakukan

Mempersiapkan pidato tidak terbatas pada pembuatan naskah dan gagasan yang hendak disampaikan.

Justru, penyampaian pidato yang baik juga memperhatikan gaya bahasa, penampilan, ekspresi, bahkan jenis pidato yang kita bawakan.

Lagipula, tujuan berpidato adalah agar khalayak mau mendengar gagasan kita sehingga harus membawa kesan yang positif saat berpidato.

Berdasarkan cara penyampaiannya, ada empat jenis pidato yang bisa kamu praktikkan dan pelajari, yaitu:

Baca juga: Materi Belajar IPA Kelas 7: Mengenal Lapisan Bumi Berdasarkan Lapisan dan Susunan Kimianya

Baca juga: Materi Belajar IPA Kelas 7: Gunung Api, Pengertian dan Macamnya

Baca juga: Materi Belajar IPA Kelas 8: 5 Organ Penting Pada Tumbuhan Serta Fungsinya

1. Pidato Impromtu

Pidato impromtu adalah pidato yang dilakukan secara spontan dan tiba-tiba.

Biasanya, pidato ini dilakukan apabila sang orator mendadak diminta untuk berbicara tanpa adanya persiapan sama sekali.

Orator bahkan tidak memegang skrip sama sekali untuk memandunya saat berpidato.

Kelebihan pidato impromtu adalah, orator bisa mengungkapkan gagasan dan pendapatnya secara spontan sehingga suasana bisa lebih hidup.

Namun, ada kekurangannya, yaitu orator bisa saja menyampaikan gagasan yang terkesan ‘mentah’ karena tidak adanya riset sebagai persiapannya.

2. Pidato Manuskrip

Jenis pidato ini disebut pula dengan pidato naskah karena sang orator berbicara berdasarkan naskah yang telah disusunnya dari awal hingga akhir.

Bisa dikatakan sang orator ini “membacakan pidato” dalam naskahnya.

Pidato manuskrip ini harus dilakukan apabila sang orator ingin mengurangi kesalahan yang mungkin timbul saat berbicara.

Apa saja kelebihan pidato menggunakan naskah?

Sang orator bisa menyampaikan isi pidato dengan lancar dan fasih karena naskahnya sudah disiapkan.

Pidato dengan naskah juga ada kekurangannya sendiri, tidak ada ‘kontak mata’ antara orator dengan pendengarnya karena orator lebih fokus kepada naskahnya.

3. Pidato Memoriter

Seperti istilahnya, jenis pidato memoriter mengandalkan ingatan sang orator untuk menyampaikan gagasannya.

Istilahnya, sang orator menghafal naskah pidato yang sudah disusun sebelumnya.

Kelebihan pidato memoriter adalah gestur tangan yang bisa disesuaikan dengan isi pidato sehingga bisa mempertegas isi pidato yang dibicarakan.

Kekurangannya, pidato memoriter terkesan tampak kaku dan datar karena orator tidak menarik perhatian hadirin.

4. Pidato Ekstemporan

Pidato ekstemporan dianggap sebagai jenis pidato terbaik karena fleksibilitasnya.

Orator yang sudah berpengalaman dan mahir biasanya berpidato secara ekstemporan.

Sang orator hanya menyiapkan garis besar isi pidatonya kemudian menyampaikan isinya secara menyeluruh ke khalayak ramai.

Garis besar atau outline isi pidato menjadi panduan orator dalam mengatur gagasan yang ada dalam pikirannya.

Pidato ekstemporan memiliki kelebihan, yaitu pesannya yang fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Kekurangannya hanya satu, yaitu memerlukan latihan yang lama karena bisa saja isi pidato keluar dari garis besar yang sudah disusun.

Nah, itulah jenis pidato yang dapat adik-adik terapkan. 

Penggunaan teks pidato yang tepat juga menjadi penilaian bagus untuk para juri. Selamat mencoba. 

Oia, bila ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang materi belajar bisa klik di sini

Baca juga: Materi Belajar Sejarah: Gajah Mada Sang Pemersatu Nusantara dan Isi Sumpah Palapa

Baca juga: Materi Belajar Ekonomi Kelas 10: Sebutkan Sistem Ekonomi Dunia dan Ciri-cirinya

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved