Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Kelas 12: Apa Saja Bahan-bahan Membuat Magnet?

Pada materi belajar kelas 12, kita membahas tentang bahan apa saja untuk membuat Magnet? 

PHOTO BY DAN-CRISTIAN PĂDUREȚ ON UNSPLASH
Medan Magnetik 

TRIBUN-MEDAN.com - Pada materi belajar kelas 12, kita membahas tentang bahan apa saja untuk membuat Magnet? 

Magnet pertama kali ditemukan oleh peradaban kuno sejak 2.500 tahun yang lalu.

Pada abad ke-12 dan ke-13 M, kompas magnetik digunakan untuk navigasi di Cina dan Eropa.

Saat ini, magnet adalah bagian penting dari teknologi modern.

Mereka ditemukan di hampir semua alat, mulai dari speaker ponsel hingga motor listrik, mesin cuci, dan berbagai alat yang mendukung kehidupan.

Lalu apa saja bahan magnet yang tersedia di bumi ini?

Mari kita mengenalnya melalui pembahasan berikut ini.

Bahan magnet bisa dikategorikan sebagai bahan magnetik keras, atau bahan magnetik lunak.

Bahan lunak secara magnetis mudah dimagnetisasi tetapi magnet yang diinduksi biasanya bersifat sementara.

Contohnya adalah ketika kamu menggosok magnet permanen pada paku atau obeng.

Benda ini akan menjadi magnet sementara, memancarkan medan magnet lemahnya sendiri.

Baca juga: Materi Belajar Kelas 8 Tentang Pembentukan MEA dan Manfaat MEA Bagi Masyarakat Indonesia

Baca juga: Aplikasi Penghasil Uang Tanpa Ribet, Hanya Nonton dan Klik Iklan Langsung Dapat Cuan

Hal Ini terjadi karena sejumlah besar atom besi mereka untuk sementara disejajarkan dalam arah yang sama oleh medan magnet luar.

Bahan yang keras secara magnetis dapat dimagnetisasi melalui medan magnet eksternal yang kuat, seperti yang dihasilkan oleh elektromagnet.

Perbedaannya adalah bahan yang keras secara magnetis akan tetap termagnetisasi permanen.

Kecuali jika bahan tersebut di demagnetisasi oleh medan magnet yang berlawanan, dinaikkan di atas suhu curie atau dibiarkan menimbulkan korosi.

Bahan Membuat Magnet

Besi

Alumunium

Nikel

Kobalt

Elemen tanah langka

Magnet permanen terkuat dikenal sebagai magnet Neodymium yang terbuat dari paduan neodymium, besi dan boron.

Magnet permanen sulit untuk dimagnetisasi karena tidak seperti bahan lunak yang bersifat magnetis, domain magnetik atomnya tidak mudah disejajarkan tetapi begitu disejajarkan, mereka tetap begitu tanpa batas.

Klasifikasi Bahan Magnet

Baca juga: Materi Belajar Sejarah Kelas 7: Tokoh-tokoh Perumus UUD 1945

Baca juga: Materi Belajar Sains Kelas 7: Komet dan Jenis-jenisnya

Karena semua bahan memiliki struktur atom yang berbeda, bahan yang berbeda akan bereaksi secara berbeda ketika ditempatkan dalam medan magnet.

Dalam bentuknya yang paling sederhana, perilaku magnetik suatu material ditentukan oleh jumlah elektron yang tidak berpasangan di setiap atom.

Dalam atom, sebagian besar unsur, elektron berpasangan dengan masing-masing elektron berputar ke arah yang berbeda yang menyebabkan mereka saling meniadakan medan magnet, oleh karena itu tidak ada medan listrik total.

Namun, beberapa bahan memiliki elektron yang tidak berpasangan dan akan menghasilkan medan listrik total. Karena itu memiliki reaksi yang lebih besar terhadap medan magnet luar.

Sebagian besar bahan diklasifikasikan sebagai feromagnetik, diamagnetik dan paramagnetik.

Ferromagnetik

Bahan feromagnetik memiliki beberapa elektron yang tidak berpasangan dalam atomnya, menghasilkan medan listrik total dan sangat lemah.

Besi, nikel, dan kobalt merupakan bahan feromagnetik.

Diamagnetik

Bahan diamagnetik menolak medan magnet yang diterapkan secara eksternal.

Hal ini terjadi karena domain magnet diatur kembali untuk melawan medan magnet yang diterapkan secara eksternal ketika dipengaruhi oleh medan magnet.

Sebagian besar elemen dalam tabel periodik jatuh pada kategori ini.

Paramagnetik

Bahan paramagnetik memiliki kerentanan kecil terhadap medan magnet.

Mereka sedikit tertarik oleh medan magnet. Namun, tidak seperti bahan feromagnetik, mereka tidak mempertahankan sifat magnetiknya setelah medan magnet luar dihilangkan.

Jadi, sudah paham tentang bahan pembuatan magnet kan?

Berita tentang materi belajar sekolah bisa dilihat di sini

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved