Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Ekonomi Kelas 11: Dampak Pengangguran Terhadap Pembangunan Nasional dan Contohnya
Materi belajar ekonomi kelas 11 tentang dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional dan contoh penganguran serta penyebabnya.
TRIBUN-MEDAN.com - Materi belajar ekonomi kelas 11 tentang dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional dan contoh penganguran serta penyebabnya.
Pengangguran biasanya disebabkan karena jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada.
Pengangguran menjadi salah satu bentuk masalah sosial di Indonesia yang bisa mengakibatkan melonjaknya angka kemiskinan.
Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah yang penting bagi pemerintah untuk segera diatasi, karena masalah pengangguran ini dapat membawa dampak pada rencana pembangunan nasional.
Istilah pengangguran merujuk kepada orang yang saat ini tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan, atau sedang mempersiapkan diri untuk bekerja.
Pengangguran merupakan hal yang penting dikarenakan jumlah pengangguran dapat dijadikan tolak ukur tingkat kesejahteraan suatu negara.
Secara umum, penyebab pengangguran ini dikarenakan laju pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang luas.
Apalagi Indonesia termasuk ke dalam negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara dan peringkat ke empat di dunia.
Pada dasarnya pengangguran berdampak besar terhadap pembangunan nasional.
Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional dapat dilihat melalui hubungan antara pengangguran dan indikator-indikator berikut ini :
Pendapatan Nasional dan Pendapatan per Kapita
Salah satu dampak dari pengangguran adalah penurunan pendapat per kapita dari negara.
Hal ini dikarenakan oleh semakin tingginya angka pengangguran yang mengakibatkan nilai komponen upah semakin kecil, dimana dampaknya akan langsung dirasakan oleh pendapatan per kapita nasional.
Pendapatan per kapita adalah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk.
Oleh karena itu, nilai pendapatan nasional akan semakin kecil akibat pengangguran akan menurunkan nilai pendapatan per kapita.
Penerimaan Negara
Selain pendapatan per kapita, penerimaan negara juga akan menurun akibat dari pengangguran.
Hal ini dikarenakan oleh jumlah orang yang membayar pajak akan semakin sedikit jika jumlah penganggurannya banyak.
Pajak yang dimaksud adalah pajak penghasilan, yang mana diwajibkan bagi orang-orang yang memiliki pekerjaan.
Beban Psikologis
Hal lain yang dapat disebabkan adalah gangguan pada psikologis. Jika seseorang yang terlalu lama menganggur tentunya dapat memberikan dampak yang tidak baik terhadap mentalnya.
Dampak psikologis ini mempunyai efek domino di mana secara sosial, orang menganggur akan merasa minder karena status sosial yang tidak atau belum jelas.
Selain itu, semakin banyak orang yang tidak memiliki pekerjaan, maka semakin besar biaya sosial yang harus dikeluarkan oleh pemerintah.
Hal yang paling sering adalah masalah peradilan dan kriminalitas.
Jenis Pengangguran
Berdasarkan faktor penyebab terjadinya, jenis pengangguran dibagi menjadi 5, yaitu pengangguran siklis, pengangguran struktural, pengangguran friksional, pengangguran musiman dan pengagguran teknologi.
Pengangguran siklis
Ini adalah salah satu jenis pengangguran yang disebabkan oleh turunnya aktivitas perekonomian suatu negara atau perubahan siklus ekonomi suatu negara. Sebagai contoh, pengangguran yang terjadi akibat krisis ekonomi 1998 karena ditutupnya berbagai jenis industri dan perusahaan.
Pengangguran struktural
Ini adalah pengangguran yang terjadi sebagai dampak dari kesulitan temporer dalam mempertemukan kesepakatan antara pelamar kerja dan orang yang memberikan kerja. Sebagai contoh, pengangguran yang terjadi sebagai akibat perubahan struktur perekonomian dari agraris menjadi industri.
Pengangguran friksional
Ini adalah pengangguran yang terjadi sebagai dampak dari kesulitan temporer dalam mempertemukan kesepakatan antara pelamar kerja dan orang yang memberikan kerja. Sebagai contoh, pengangguran yang terjadi karena kesepakatan kerja belum ditandatangani akibat besaran upah yang belum disepakati antara kedua belah pihak.
Pengangguran musiman
Ini adalah suatu siklus pengangguran yang terjadi pada saat pergantian musim terjadi. Pengangguran seperti ini biasanya dirasakan oleh para petani yang sedang menunggu hasil panennya. Misal, petani dan nelayan yang akan menganggur pada musim tertentu.
Pengangguran teknologi
Ini adalah pengangguran yang terjadi sebagai akibat alih fungsi teknologi dalam suatu wilayah atau negara. Misal, perubahan pabrik padat karya menjadi padat modal.
Selain berdasarkan penyebab terjadinya, pengangguran juga dikelompokan berdasarkan lama waktu bekerja. Mengacu pada ini, jenis pengangguran dibagi menjadi pengangguran terbuka, setengah menganggur dan pengangguran terselubung. Apa bedanya?
Pengangguran terbuka
Ini adalah jenis pengangguran dimana orang yang menganggur sama sekali tidak bekerja ataupun berusaha untuk menemukan pekerjaan.
Setengah menganggur
Ini merupakan kondisi dimana seorang pekerja dalam keadaan bekerja. Namun kontribusi pekerja masih kurang dalam pekerjaannya.
Pengangguran terselubung
Ini adalah saat seorang pekerja tidak bekerja sevara optimal.
(*/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/campus-hiring_20161012_145046.jpg)