Cerita Seleb
Awal Mula Terbongkarnya Kasus Putri Nia Daniaty yang Diduga Jadi Calo Penipuan Penerimaan CPNS
Sosok Olivia Nathania mengaku-ngaku bisa memasukkan peserta jadi PNS. Gurunya sewaktu SMA dulu pun ikut kena tipu.
"Menggantikan orang yang meninggal karena Covid, sakit dan sebagainya," terang Agustine.
Saat memberikan penawaran tersebut, Olivia mematok tarif berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 30 juta.
Olivia Nathania diduga tipu guru SMA-nya sendiri. (Google Images)
Lantas Agustine mengajak belasan anggota keluarganya dan dihitung sekira ada 16 korban.
"Itu awal-awal nominalnya adalah antara Rp 25 juta sampai Rp 30 juta."
"Akhirnya saya membawa keluarga saya sendiri jumlahnya kurang lebih 16 orang," tambahnya.
Ada alasan tersendiri yang membuat Agustine percaya dengan penawaran Olivia.
Putri Nia Daniaty itu mengatakan baru saja membeli rumah senilai Rp 40 miliar.
Hingga menjabat sebagai direktur utama perusahaan batu bara di Kalimantan Timur.
Melihat jabatan tersebut, Olivia klaim mengenal banyak pejabat-pejabat penting.
"Dia sering menyampaikan kepada saya, dia kenal banyak pejabat-pejabat."
"Bahkan dia bilang sekarang sudah menjadi Direktur Utama di KJB Berau," ucap Agustine.
Sementara itu kuasa hukum korban, Odie Hudiyanto juga menjelaskan dugaan penipuan yang dilakukan Olivia.
Ia menjelaskan tindak dugaan penipuan Olivia dijalankan sangat rapi dan sistematis.
Bahkan, putri Nia Daniaty bisa memberikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS dengan lengkap.
"Setelah uang diserahkan pada Oli, maka Oli itu memberikan SK pengangkatan CPNS," jelas Odie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/olivia-nathania-dan-suami-serta-kuasa-hukum-korban-yang-melaporkannya.jpg)