Breaking News

TRIBUNWIKI

SOSOK Agnesia Siregar, Sukses Bangun Personal Branding Lewat Beauty Blogger

Berkarir dalam dunia blogging sejak tahun 2016, Nesa, panggilan akrabnya kini sudah banyak menerima endorse

Tayang:
Editor: Ayu Prasandi
HO
Dokumentasi foto Rezita Agnesia Siregar 

"Aku gak menerima produk yang belum mendapatkan BPOM, mereka produknya masih homemade, itu aku gak terima. Karena kan aku coba dulu produknya ke diri sendiri, terus kita mau sharing ke orang. Jadi syaratnya itu aku terima minimal udah BPOM," ujar Nesa.

Sementara itu, dari beragam skincare yang ia review, ia akan coba berdasarkan keadaan kulitnya pada saat itu agar produk yang ia review dapat bereaksi sesuai kondisi kulitnya.

"Kalau aku mau review skincare atau ada mau kerjasama, aku akan cek kondisi kulit apakah lagi kering atau lagi berjerawat.

Nah brand itu akan memberikan produk yang sesuai. Kadang juga kalau misalnya ada brand yang minta direview untuk produk moisturizer, nah kebetulan saat itu aku juga ada review moisturizer dari brand lain, aku akan tunda waktunya, mungkin untuk 2-3 Minggu kedepan baru bisa diterima," kata Nesa.

Diakui Nesa, menjadi seorang beauty blogger seperti saat ini membuat dirinya peduli dengan kandungan produk yang ia coba.

Padahal, sebelumnya, dirinya pernah 'breakout' satu wajah lantaran tak begitu memperhatikan kandungannya.

Baca juga: Nikmati Tamasya di Delipark Mal, Ada Taman Terbuka dan Spot Foto Instagramable

"Aku pernah berjerawat satu muka karena gak peduliin kandungannya dulu. Nah akhirnya belajar untuk kandungan dalam skincare yang bisa digabungin atau tidak boleh. Ada itu kandungan yang gak boleh dicampur.

Akhinya banyak belajar, kalau dulu apa yang dibilang orang bagus langsung kita pakai aja ke muka, ternyata gak begitu. Ada orang yang kulitnya Oily, dia pakai produk yang Oily juga. Nah belajar dari situ, ternyata menggunakan skincare itu banyak buat kulit makin sehat dan bagus," kata Nesa.

Bagi Nesa, ia juga tak setuju stigma mengenai cantik itu harus kulit putih namun lebih kepada kulit sehat yang nantinya akan memancarkan inner beauty.

"Kulit cantik itu gak harus putih, bagaimana kondisi gen kita aja, kita rawat sampai sehat. Kalau sehat itu kan pasti cantik pasti akan glowing dan terpancar, yang penting harus percaya diri saja," ujarnya.

Menjalani profesi sebagai beauty blogger, Nesa begitu bersyukur lantaran dirinya bisa keliling Indonesia melalui menulis dan juga meraih banyak prestasi dalam ajang blogging.

"Aku bisa naik pesawat karena menulis dan juga bisa meraih banyak juara. Nah kalau dulu aku menulis di blog gak pernah menang karena ternyata dulu blog aku belum ubah domain ke dot com karena sebelumnya dinilai kurang profesional. Nah setelah diubah akhirnya jadi pembuka jalan untuk berkarya," kata Nesa.

Berbicara mengenai dunia Content Creator saat ini begitu banyak digemari untuk ajang mengembangkan kreativitas. Namun, tak sedikit juga yang akhirnya berhenti di tengah jalan lantaran kurangnya motivasi dan tak kunjung dimonetisasi oleh google ads.

Bertahun-tahun perjalanan blogging Nesa tak langsung mendapat iklan dari google, diluar dari endorsement. Setelah melewati proses, Nesa akhirnya bisa lulus untuk dimonetisasi google pada tahun 2021 ini.

Baca juga: OPPO Reno5 F Dilengkapi Prosesor Bertenaga Helio P95, Kini Harganya hanya Rp 4 Jutaan

"Jadi aku dulu, temen-temen di komunitas udah pada dimonetisasi tapi aku belum karena awalnya memang ingin pure nulis aja dulu. Aku dulu pernah ajukan untuk monetisasi tapi ditolak sama google waktu udah ganti ke domain dot com.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved