Khazanah aa Islam

Pandangan Islam untuk Gaya Hidup Childfree, Apakah Bertentangan dengan Al Quran?

Semua manusia yang pasti sehat fitrahnya dia akan merindukan keturunan, maka jika ada

Editor: Dedy Kurniawan
Net
Ilustrasi Kitab Suci Al Quran 

Namun, terkadang takdir berkata lain.

Orangtua tersebut harus kehilangan anak mereka yang baru saja dilahirkan.

Perasaan sedih luar biasa karena kehilangan anak yang dinanti lama adalah sesuatu yang wajar.

Kendati demikian, kita tak bisa berbuat banyak karena itu merupakan takdir yang telah ditentukan Allah SWT.

Lantas, muncul pertanyaan apakah bayi yang meninggal akan memberikan syafaat bagi orangtuanya di akhirat nanti?

Apakah bayi yang meninggal tersebut bisa membantu orangtuanya masuk surga?

Sebelumnya, Ustaz Adi Hidayat pernah memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Hal itu diungkapkan Ustaz Adi Hidayat di video yang diunggah di kanal YouTubenya 16 Juli 2021 lalu.

Disebutkan Ustaz Adi Hidayat, bayi yang meninggal kembali kepada Allah SWT dalam keadaan terbaik.

"Bayi yang meninggal tentu belum masuk kategori baligh yang dihisab, sehingga dalam keadaan yang terbaik kembali kepada Allah SWT," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat kemudian menceritakan riwayat Abu Musa Al Asyar'ari.

Kala itu, Rasulullah pernah bersabda mengenai pertanyaan Allah terhadap malaikat yang mencabut nyawa anak hamba-Nya.

"Jika seorang anak dari seorang hamba itu meninggal dunia,

kemudian Allah berfirman kepada malaikat-Nya, Apakah kalian telah mencabut nyawa anak dari hamba-Ku.

Maka malaikat menjawab karena telah menunaikan tugas sesuai dengan ajal anak itu, kata mereka 'iya Ya Allah'," tutur Ustaz Adi Hidayat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved