PERANG Pjanic vs Koeman Seusai Dipinjamkan ke Besiktas, Miralem Sebut Pelatih Tak Menghargainya

Miralem Pjanic merasa tidak dihormati oleh sang pelatih Barcelona Ronald Koeman selama setahun dirinya membela Blaugrana.

Twitter Miralem Pjanic
Miralem Pjanic bergabung dengan Besiktas musim ini 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Miralem Pjanic merasa tidak dihormati oleh sang pelatih Barcelona Ronald Koeman selama setahun dirinya membela Blaugrana.

Pemain 31 tahun ini membeberkan bahwa kepindahannya ke klub asal Turki Besiktas menyisakan sedikit luka bagi dirinya dengan klub.

Saat diwawancarai Marc, Pjanic mengakui bahwa pelatih asal Belanda tersebut tidak menghormatinya dan dirinya pun tak menginginkan kedatangan Koeman.

"Pelatih, ya. Saya tidak bisa terbiasa dengan situasi yang saya hadapi tahun lalu. Saya tahu saya tidak menginginkannya. Saya seorang pemain. Saya suka bermain sepakbola, inilah yang membuat saya bahagia," jelasnya.

Pemain kelahiran Bosnia ini tak menyangka kepindahannya dari Juventus ke Barcelona akan menjadi serumit saat ini.

“Saya selalu ingin bermain untuk Barca tetapi saya tidak menyangka situasinya akan menjadi begitu rumit. Ada satu titik di mana saya hanya tampil beberapa kali, segalanya menjadi rumit," tuturnya.

Bahkan, ia mengakui tak memiliki komunikasi yang baik dengan sang pelatih.

"Dan ketika saya bermain, sulit secara fisik dan mental untuk menjadi baik, karena itu membunuh kepercayaan diri saya, karena saya tidak memiliki komunikasi dengannya Koeman."

"Itu sangat aneh, karena seorang pelatih adalah orang yang mengatakan siapa yang bermain dan siapa yang tidak, tetapi dia melakukan cara berbeda untuk melakukan itu," imbuhnya.

Pjanic menegaskan dirinya bukan seorang remaja yang bisa dibodohi seakan-akan tidak terjadi apa-apa.

"Saya adalah pemain yang dapat menerima segalanya tetapi saya selalu ingin diberitahu hal-hal secara langsung. Bukan seolah-olah tidak ada yang terjadi dan saya masih berusia 15 tahun," ungkapnya.

Namun, ia mengakui tak pernah menyesal bergabung dengan skuad Blaugrana walaupun hanya semusim.

"Tidak, tidak pernah. Dalam hidup hal-hal yang harus terjadi, terjadilah. Seperti itu. Saya telah berjuang sepanjang hidup dan karier saya, saya sangat ambisius, sangat kompetitif, saya telah mencapai level tertinggi di Juventus dan Barca," ungkapnya.

Sekalipun dirinya tahu bahwa tak diberikan menit bermain untuk bersaing secara kompetitif di klub.

"Saya tahu bahwa saya bisa bermain untuk tim ini, mereka tidak memberi saya kesempatan untuk bersaing, bergabung dengan skuad, untuk membantu lebih banyak," pungkasnya.

Diketahui Besiktas membayar biaya 2,7 juta euro untuk mengamankan Pjanic dengan status pinjaman hingga akhir musim 2021/22.

(vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved