Zulhas Puji Amien Rais Sosok Tak Tergantikan di PAN, Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan Amien Rais adalah sosok tak tergantikan di partainya.
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan Amien Rais adalah sosok tak tergantikan di partainya.
Meskipun, memang saat ini Amien Rais sudah berpindah haluan dan berpisah dengan PAN.
Diketahui, Amien Rais telah mengundurkan diri dari PAN dan mendirikan partai politik baru bernama Partai Ummat.
"Pak Amien Rais itu di PAN tidak tergantikan, karena pendiri dan tokoh di reformasi. Jadi di PAN, pak Amien Rais tidak tergantikan," ujar Zulhas, saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dan News Manager Tribun Network Rachmad Hidayat, Rabu (18/8/2021).
Di sisi lain, Zulhas menampik anggapan keluarnya Amien Rais akan berpengaruh terkait partainya ke depan.
Sebab, dia berpandangan bahwa kinerja seluruh kaderlah yang akan menentukan nasib PAN.
Bukan karena kinerja individual, seperti dirinya ataupun Sekjen PAN Eddy Soeparno.
"Tentu PAN akan seperti apa itu tergantung pada kinerja kader PAN sendiri, tergantung sikap PAN menyikapi perkembangan apa yang dirasakan publik," ujarnya.
"Jadi sangat tergantung pada internal partai itu sendiri, tidak pengaruh pada partai lain atau pihak lain. Jadi sepenuhnya PAN seperti apa di pemilu nanti tergantung pada kinerja kita. Artinya tidak tergantung survei atau kinerja Zulkifli Hasan sendiri, atau Sekjen sendiri. Tidak, itulah hebatnya PAN, tergantung pada kinerja bersama," imbuhnya.
Walaupun, kata Zulhas, keberadaan Amien Rais tidak bisa dipandang sebelah mata.
Menurutnya Amien Rais adalah sosok yang tak biasa, layaknya Gus Dur hingga Megawati Soekarnoputri.
Karenanya, Zulhas menekankan pihaknya perlu bekerja keras agar mampu membuat PAN berbicara banyak dalam kontestasi politik di 2024 mendatang.
"Cuma memang orang yang seperti pak Amien Rais, Gus Dur, ibu Megawati, kan orang-orang spesialis khusus, itu tidak banyak. Kalau seperti saya atau Sekjen ini yang biasa ini ada banyak. Oleh karena itu orang yang banyak ini perlu kita organized dengan baik agar bisa menjadi satu kekuatan sehingga menghasilkan kinerja yang terbaik," pungkasnya.
Baca juga: AKHIRNYA Pelawak Tukul Arwana Bocorkan sebagai Saksi Pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar Besok
Tanggapi soal Baliho
Zulhas juga memberikan tanggapan terkait maraknya pemasangan baliho yang dilakukan beberapa Partai Politik di Indonesia belakangan ini seraya dengan kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2024 mendatang.
Menyikapi hal itu, dia menegaskan kalau partai yang dipimpinnya enggan untuk melakukan upaya serupa.
Alasan mendasarnya, karena kata dia, untuk mencapai kontestasi Pemilu tersebut masih ada waktu yang cukup lama. Terlebih saat ini Indonesia masih dilanda pandemi Covid-19.
"Pilpres kan masih 3 tahun lagi, sementara kita ini (Indonesia) masih pandemi, tentu kami ada beberapa (upaya) kami lihat tentu tujuannya bukan untuk kepentingan PAN saja," kata Zulhas dalam agenda Bincang Khusus secara virtual dengan Tribun Network, Rabu (18/8/2021).
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, yang saat ini menjadi fokus PAN yakni memberikan penanganan atau membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19.
Sebab kata Zulhas, tidak sedikit masyarakat di Indonesia yang mendapatkan dampak langsung dari penyebaran pandemi ini.
Baca juga: HP VIVO Selain X60 dan X60 Pro, Vivo V21 5G Bisa Akses Jaringan 5G
Terlebih kata dia, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan bahkan kehilangan orang terdekat.
"Karena sumber kami terbatas kami fokus dulu membantu itu, jadi kami gak pasang baliho, macem-macem itu enggaklah, membantu saja kami fokuskan," tuturnya.
Kendati begitu bukan berarti PAN kata Zulhas tidak memiliki kader yang akan dijadikan bakal calon dalam kontestasi Pemilu atau bahkan Pilpres 2024 mendatang.
Kata dia, pembahasan terkait hal tersebut terus dilakukan, akan tetapi terbatas di dalam internal PAN.
Sebab kata Zulhas, kubu dari PAN masih harus memilah bakal calon pemimpin yang dinilai memiliki empati, memiliki konsep dan gagasan untuk Indonesia Maju dan bukan sekedar untuk mencari jabatan.
"Tapi secara terbatas kami diskusikan, bagaimana yang ini, bagaimana si a, b, c, kami kupas background nya, trackrecordnya selama ini bagaimana, begitu ditarget, nanti yang mana yang the best choice yang akan terbaik untuk NKRI kita, jadi kita lakukan begitu," ucapnya.
"Kita lihat, lirik, cari karena kita butuh juga pemimpin yang punya (jiwa) merah putih, pemimpin yang punya empati, yang punya hati, bukan hanya sekedar cari jabatan," sambung Zulhas.
Hanya saja kata Mantan Menteri Kehutanan itu waktu untuk melakukan pembahasan tersebut masih terbilang lama, karena penyelenggaraannya baru 2024 mendatang.
Terpenting kata dia, untuk saat ini bagaimana upaya pihaknya dalam berperan menangani pandemi Covid-19 yang angka penularannya masih terbilang tinggi.
"Hanya kan ini masih jauh, masih 3 tahun lagi, oleh karena itu kami fokus dulu sekuat tenaga membantu karena kan dimana-mana Covid-19," tukasnya.
• CEK REKENING, BLT UMKM 1,2 Juta Cair,Akses eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id Cek Penerima BLT
(Tribunnews.com/Vincentius Jyestha)
Baca Selanjutnya: Amien rais
Baca Selanjutnya: Zulhas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/zulkifli-hasan-angkat-bicara-soal-rekonsiliasi-5545-dari-amien-rais.jpg)