Cerita Seleb

Sosok Paundrakarna Calon Raja Mangkunegara Ternyata Cucu Soekarno, Dulu Sempat Artis

Paundrakarna merupakan putra sulung Sukmawati Soekarnoputri dan Mangkunegara IX.

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Paundrakarna 

TRIBUN-MEDAN.com - Cucu Soekarno, Paundrakarna kini menjadi calon Raja Mangkunegara.

Paundrakarna Cucu Soekarno
Paundrakarna Cucu Soekarno (Ist)

Paundrakarna merupakan putra sulung Sukmawati Soekarnoputri dan Mangkunegara IX.

Baca juga: Sosok Sarita Abdul Mukti, Punya Anak Cantik Menawan, Suaminya Dulu Bule Jerman

Pria bernama lengkap Gusti Pangeran Haryo (GPH) Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara ini dulu dikenal sebagai seorang artis.

Meski orangtuanya telah bercerai, Paundrakarna tetap menjadi anak pertama lelaki dari garis keturunan raja.

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Berubah Sejak Jadi Orang Kaya, Pelatih : Berbeda 100 Persen

Artinya, bila masa kepemimpinan Mangkunegara IX selesai, Paundra masuk dalam kandidat calon raja selanjutnya.

Dia bakal menjadi penerus tahta di keraton Mangkunegaran.

Baca juga: Sayonara UFC, Khabib Nurmagomedov Kini Alih Profesi jadi Pesepak Bola, Sempat Ketemu CR7

Kini, Paundrakarna kehilangan ayahnya, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IX yang wafat, Jumat (13/8/2021). 

Baca juga: Petisi Boikot Dirinya Dekati Rekor 150 Ribu, Ayu Ting Ting : Apa Karena Saya Janda

Wafat di Jakarta, Mangkunegara IX rencananya akan dimakamkan di Astana Girilayu, Matesih Karanganyar pada Minggu (15/8/2021). 

Wedhono Satrio, KRMT Lilik Priharso Tirto Diningrat, mengatakan Raja Mangkunegaran akan dimakamkan lengkap dengan pakaian kebesarannya.

Nantinya jenazah KGPAA Mangkunegaran dimakamkan dengan menggunakan ageman atau pakaian kebesarannya selama menjabat sebagai raja.

“Jadi sejak dulu itu tidak ada yang menggunakan kain kafan, semua pakai ageman atau pakaian kebesaran," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Jumat (13/8/2021).

"Almarhum nanti dimasukan ke dalam peti dan tidak dikeluarkan,” jelas dia.

Dalam prosesi pemakaman, almarhum nantinya akan dibawa dari Mangkuneran dengan menggunakan mobil sampai dengan Astana Girilayu.

Barulah sesampainya di Astana Girilayu, almarhum akan dibawa ke liang lahat dengan prosesi adat Jawa.

"Para kerabat yang datang dan pembawa peti jenazah akan menggunakan pakaian Jawa," aku dia.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved