Liga Spanyol
LIGA SPANYOL - Presiden Barcelona Joan Laporta Dituding Tak Serius Mau Pertahankan Lionel Messi
Espai Barca Commission, Jaume Llopis, menilai Barcelona dan Laporta tidak serius mempertahankan pemain berusia 34 tahun tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Kritik terus menghampiri Presiden Barcelona, Joan Laporta, akibat kepergian megabintang klub, Lionel Messi.
Lionel Messi sudah bukan pemain Barcelona sejak Jumat (6/8/2021) dini hari WIB.
Kepastian itu diperoleh menyusul pengumuman yang dirilis oleh manajemen klub.
Jumlah tagihan yang membengkak mengakibatkan Barcelona tidak bisa memberikan kontrak baru untuk Messi.
Adapun El Barca juga sudah melakukan pemotongan gaji kepada beberapa pemain yang berpenghasilan tinggi.
Baca juga: DAFTAR Pemain Chelsea Hadapi Villarreal di Piala Super Eropa 2021, Tuchel Tak Bawa Mason Mount
Berita tersebut pun mengakhiri era kebersamaan Messi dan Blaugrana selama 17 tahun.
Situasi yang menimpa Messi tersebut membuat Joan Laporta menjadi sasaran kritik.
Mantan anggota dewan klub, Espai Barca Commission, Jaume Llopis, menilai Barcelona dan Laporta tidak serius mempertahankan pemain berusia 34 tahun tersebut.
“Masih ada 25 hari tersisa dan menurut saya Barcelona tidak mengerahkan segala upaya yang bisa ditempuh,” kata Llopis dari Marca.
Llopis secara terbuka menyebut pihak Barcelona menyerah oleh tekanan CEO klub, Ferran Reverter.
Baca juga: Tinggalkan Inter Milan Pilih Gabung Chelsea, Romelu Lukaku Siapkan Penjelasan kepada Suporter
“Mereka harus memotong gaji pemain yang sudah bersedia menempuh jalur itu. Menurut saya ada tekanan dari CEO untuk menyelamatkan uang dari gaji Messi.”
“Ada banyak langkah drastis yang bisa dilakukan, tetapi tidak dilakukan.”
Llopis juga mengkritik manuver Laporta dan Barcelona yang masih mengusahakan wacana European Super League bisa berjalan.
Dari 12 klub penggagas, hanya Barcelona, Real Madrid, dan Juventus yang masih bersikukuh mengadakan turnamen tandingan Liga Champions itu.
Sebelumnya, ketiga klub mengatakan wacana European Super League akan berjalan, terutama setelah mereka menang di pengadilan melawan UEFA dan tidak bisa mendapat sanksi.
Baca juga: Manchester United Mau Bersaing dengan PSG, Siap Gaji Lionel Messi Rp 11,6 Miliar Per Pekan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/presiden-barca-laporta-pres-con.jpg)