Dulu Kebanjiran Job Mahal, Kini Duo Pelawak Senior Ini Sulit Tampil di TV Gegara Ini
Kadir dan Doyok yang memulai kariernya di tahun 80an itu sempat menapaki puncak kariernya saat memerankan sinetron Kanan Kiri OK yang tayang di tahun
TRIBUN-MEDAN.com - Duo pelawak, Kadir dan Doyok kerapkali dipasangkan dalam sinetron, film, ataupun sitkom.
Kadir dan Doyok yang memulai kariernya di tahun 80an itu sempat menapaki puncak kariernya saat memerankan sinetron Kanan Kiri OK yang tayang di tahun 1995.
Nama Kadir dan Doyok pun menjadi duo pelawak yang tentunya mendapat honor mahal pada masa kejayaannya.
Baca juga: Artis Cantik Ini Dulu Dipenjara, Jarang Muncul di TV, Kini Bahagia dengan Pembalap Ananda Mikola
Baca juga: Ombudsman Temukan Kecacatan Administrasi TWK KPK, Novel Baswedan: Mestinya Pimpinan KPK Malu
Imbas pandemi Covid-19 kini turut dirasakan oleh pelawak Kadir dan Doyok.
Saking sulitnya untuk tampil lagi di TV, Kadir dan Doyok bahkan mengaku tak mendapatkan job sejak Covid-19 melanda Indonesia.
"Satupun (job) nggak ada mulai corona 2020 nggak ada job," kata Kadir dikutip Grid.ID dari tayangan Kopi Viral, Kamis (5/8/2021).
Ucapan Kadir pun dibenarkan oleh Doyok yang merasakan hal serupa.
Doyok juga menyebut kondisi yang diharuskan selalu pakai masker membuat pekerjaan mereka terhambat.
"Nggak ada sama sekali. Jangankan virtual, melawak pakai masker aja gimana," lanjutnya.
Kadir mengatakan bahwa job yang datang pada mereka umumnya sebagai bintang tamu namun dengan waktu yang tak menentu.
"Paling jadi bintang tamu. Itu juga 3 bulan nggak juga selalu," katanya Kadir terkait dampak pandemi yang dirasakannya.
Seperti diketahui nama Kadir dan Doyok begitu melegenda sebagai pelawak senior Tanah Air.
Bahkan, Kadir dan Doyok pun kerap dipasangkan dalam beberapa judul film komedi.
Dinyatakan Positif Covid-19 Saat Meninggal Dunia, Anak Doyok Sempat Menolak ke Rumah Sakit Lantaran Takut Tertular Corona
Perasaan duka menyelimuti hati komedian Doyok yang harus kehilangan anak pertamanya, Rolly, Sabtu (31/7/2021).
Dalam kondisi sudah tak bernyawa, putra sulung Doyok itu dibawa ke rumah sakit untuk mematuhi protokol kesehatan.
Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah Rolly, putra sulung Doyok ini dinyatakan terpapar Covid-19.
Sementara itu, menurut Doyok, sang putra menderita penyakit asam lambung sejak 3 bulan sebelum berpulang.
Baca juga: Penyesalan DJ Dinar Candy Muncul Setelah Jadi Tersangka, Pengacara Ungkap Hal Ini yang Membuat Stres
Baca juga: Akhir Takdir Messi & Barcelona, Resmi Hengkang, Disarankan Ikuti Jejak Maradona ke Klub Masa Kecil
"Rolly sakit asam lambung sudah 3 bulan," kata Doyok, dikutip Grid.ID dari tayangan Kopi Viral, Kamis (5/8/2021).
Doyok pun menjelaskan kondisi sang anak yang sempat menurun lantaran menderita asam lambung.
"Sebelumnya, muntah. Kalau habis makan dia muntah," katanya.
Ia pun mengatakan bahwa putranya selalu menolak dibawa ke rumah sakit lantaran takut terpapar Covid-19.
"Meninggal di rumah, waktu masih kondisi mendingan, dia nggak mau dibawa ke rumah sakit, nanti kena covid katanya," terang Doyok.
Menurut Doyok, ada kemungkinan bahwa sang putra terpapar Covid-19 dari penjaga rumahnya yang menjalani isolasi mandiri.
"Kebetulan di rumah saya yang dia tempati, ada suami istri yang jaga rumah tinggal bareng di situ. Ternyata mereka lagi isoman sambil ngerawat anak saya," terang Doyok terkait meninggalnya sang putra sulung.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Grid.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kadir-doyok.jpg)