News Video
Pemko Medan Siapkan 14 Hektar Lahan Pemakaman Covid-19, Kadis DKP: Angka Kematian Harus Ditekan
Pemerintah Kota Medan telah menyiapkan lahan seluas 14 hektar untuk pemakaman khusus Covid-19 di Jalan Bunga Rampe IV, Kelurahan Simalingkar B.
Pemko Medan Siapkan 14 Hektar Lahan Pemakaman Covid-19, Kadis DKP: Angka Kematian Harus Ditekan
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan telah menyiapkan lahan seluas 14 hektar untuk pemakaman khusus Covid-19 di Jalan Bunga Rampe IV, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (5/8/2021).
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan, Muhammad Husni mengatakan lahan tempat pemakaman khusus Covid-19 telah digunakan sejak tahun 2020.
"Kalau kapasitas ini ada 14 hektar secara total. Mungkin jumlahnya bisa melebihi bahkan untuk alternatif ini bersebelahan dengan kebun binatang," ujar Husni, Kamis (5/8/2021).
Husni menuturkan, dari total lahan 14 hektar itu sudah terpakai 3 hektar memakamkan jenazah Covid-19.
"Sedangkan 4 hektar memang sudah dipakai untuk tempat pemakaman umum Islam, karena ini memang awalnya untuk tempat perkuburan Islam," kata Husni.
Dia pun mengatakan dengan total ketersediaan lahan yang ada, maka sisa lahan yang belum digunakan ada sebanyak 7 hektar lahan dengan kapasitas bisa menampung 5000 jenazah Covid-19.
"Tapi perlu ditekankan, bukan angkanya yang kita kejar tapi bagaimana menekan angka tingkat kematian melalui pencegahan yang ada," katanya.
"Artinya Pemko Medan telah mengantisipasi apabila terjadi lonjakan tinggi kasus kematian. Jadi kalau untuk jumlah bukam target utama tapi bagaimana menekan jumlah kondisi yang ada," tambahnya.
Amatan tribun-medan.com di lokasi, ada banyak tanaman sayur-sayuran yang ditaman di lokasi lahan yang belum digunakan sebagai pemakaman.
Saat ditanyakan mengenai tanaman yang terlihat di TPU tersebut, Husni mengatakan tanaman tersebut untuk menjaga aset lahan yang belum dipakai.
"Untuk menjaga aset kita, maka petugas menanam cabai merah dan jahe, karena lahan yang kosong kan kalau tidak dijaga lama-lama bisa hilang asetnya,"
"Ada cabai, jahe dan jagung. Apa yang mau ditanamlah. Biar bersih juga. Aset ini harus kita kuasai. Bahkan di ujung lahan saya bangun pos menandakan itu aset punya kita," pungkasnya.
Mandor Pemakaman khusus Covid-19 Simalingkar B, Minpin Bangun mengatakan ada 1581 jenazah yang sudah dimakamkan di lahan TPU Simalingkar B.
"1581 itu dari Medan dan ada juga dari luar Kota Medan," tuturnya.
Minpin mengatakan dalam satu hari jumlah jenazah terbanyak yang pernah dimakamkan berjumlah 24 jenazah per hari.
"Paling banyak kemarin pernah 24 dalam satu hari, mulai dari pagi siang sampai malam," ujarnya.
(cr14/tribun-medan.com)