Distribusi Vaksin Terhambat, Rumah Sakit USU Tidak Melayani Vaksinasi untuk Sementara 

Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU) menutup pendaftaran dan tidak melayani vaksinasi untuk sementara kepada warga Kota Medan.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Seorang pelajar mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac saat mengikuti program vaksinasi untuk anak-anak di Rumah Sakit USU, Medan, Kamis (8/7/2021). Vaksinasi tersebut digelar berdasarkan surat edaran Kementerian Kesehatan terkait pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 bagi kelompok sasaran usia anak 12 hingga 17 tahun. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU) menutup pendaftaran dan tidak melayani vaksinasi untuk sementara kepada warga Kota Medan karena keterlambatan distribusi vaksin.

"Itulah yang kita sampaikan kepada peserta vaksin bahwa kita menunda pelaksanaan vaksin sampai batas waktu yang belum kita tentukan mulai hari ini," ujar Humas Rumah Sakit USU, M Zeinizen, Senin (26/7/2021).

Dikatakannya, pelayanan vaksinasi terakhir di Rumah Sakit USU dilakukan pada 24 Juli lalu.

Terkait stok vaksin tersebut, ia mengatakan Rumah Sakit USU belum mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Kota Medan mengenai ketersediaan stok vaksin.

"Belum ada informasi dari Dinas Kesehatan bahwa kapan akan tersedia stok vaksinnya, kami juga tidak tahu menahu mengenai itu, yang pasti stok vaksin di tempat kami sudah tidak ada lagi," jelasnya.

Humas RS USU ini mengatakan, mayoritas peserta vaksinasi merupakan warga yang berusia 18 tahun ke atas dan vaksin dosis kedua.

Ia menambahkan, sejak pertengahan bulan Juli pihak Rumah Sakit USU telah menutup pendaftaran vaksinasi untuk calon peserta dosis pertama.

"Kalau yang sekarang sejak pertengahan Juli sudah kita stop pendaftaran, karena waktu itu kita menghitung stoknya mudah-mudahan masuk, kita selesaikan dulu yang dosis kedua semua. Ternyata sampai tanggal 24 belum masuk stoknya," kata M Zeinizen.

Meski nantinya stok vaksin telah tersedia, Rumah Sakit USU lebih mengutamakan peserta untuk vaksin dosis kedua.

"Kalau pun ada stoknya nanti, kami utamakan untuk dosis yang kedua, kami tidak buka dosis pertama sama sekali saat ini.

Dosis pertama nanti tergantung stok dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Kalau mencukupi kami buka, tapi yang pasti kewajiban kami, kami selesaikan dosis kedua dulu, tetapi sampai hari ini kami mohon maaf belum ada yang bisa kami selesaikan," ujarnya. (cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved