PPKM Darurat Diperpanjang, Asosiasi UMKM Resah Minta Stimulus pada Negara
Asosiasi UMKM Sumut meminta kerendahan hati pemerintah untuk memberikan stimulus dimasa perpanjangan PPKM Darurat
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Perpanjangan PPKM Darurat membuat resah masyarakat, khususnya Asosiasi UMKM Sumut.
Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang kian tak menentu seperti sekarang ini, Asosiasi UMKM Sumut minta stimulus pada negara, khususnya pemerintah daerah.
"Pasca satu minggu pemberlakuan PPKM Darurat, omzet kami turun 50 persen sehingga sangat berharap agar stimulus untuk UMKM itu dengan bantuan langsung tunai segera disalurkan, agar pelaku UMKM bisa survive dan bertahan," kata Ketua Asosiasi UMKM Sumut Ujian Sianturi, Kamis (22/7/2021).
Baca juga: Hingga 31 Juli 2021, 4.482 Paket Bansos PPKM Darurat di Medan Sudah Disalurkan
Dia menambahkan, Asosiasi UMKM Sumut mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Tapi di sisi lain, pemerintah juga harus melihat kondisi di lapangan.
Banyak pelaku UMKM yang nyaris gulung tikar di tengah ketidakpastian kondisi sekarang ini.
"Perekonomian dan kesehatan itu kan harusnya balance. Jadi sekarang ini kami ibaratnya sudah jatuh, tertimpa tangga pula," katanya.
Baca juga: Pedagang Kecil Merana Terdampak PPKM Darurat, Dewan Minta Penyaluran Bansos Merata
Ujian kembali berharap agar pemerintah memberikan bantuan pada pelaku UMKM, agar para pelaku UMKM ini bisa tetap bertahan dan melanjutkan hidup dengan usahanya sendiri.
"Yang paling terdampak saat keadaan ini adalah sektor kuliner, seperti restoran, rumah makan, warung tegal, coffee shop atau warung kopi. Walaupun boleh dengan take away, tidak akan mampu mempertahankan kelangsungan ekonomi si UMKM," katanya.(cr20/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/petugas-tertibkan-warung.jpg)