Harga Tabung Oksigen Eceran di Medan Stabil, Stok dan Pemesanan Masih Terkendali

Kata Wina, selama sampai saat ini pabrik ataupun distributor masih terus menyuplai permintaan dari tokonya.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ FREDY
Seorang pria sedang menunjukkan tabung oksigen berukuran 1 meter kubik di dalam toko tabung oksigen di Medan. Dalam sepekan terakhir permintaan oksigen isi ulang masih stabil antara 5-10 tabung perhari, Senin (19/7/2021).  

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jumlah pemesanan tabung oksigen Medis di Medan belum menunjukkan peningkatan seperti halnya di Ibukota, Jakarta.

Ha itu disampaikan oleh pemilik toko oksigen bengkel Malaka, yang berada di Jalan Malaka No. 2 Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan.

Wina menjelaskan baik pembelian ataupun tukar ulang tabung oksigen ditempatnya masih stabil.

Baca juga: Antisipasi Pawai Malam Takbiran, Polisi Lakukan Penyekatan Di 110 Titik

Dia menuturkan, sehari melayani isi ulang tabung oksigen medis mulai dari 5 hingga 10 tabung.

"Di Medan aman sebenarnya. Sama saja pemesanan. Sejauh ini tidak ada yang membeludak," kata Wina, pemilik toko oksigen Malaka. Senin (19/7/2021).

Kata Wina, selama sampai saat ini pabrik ataupun distributor masih terus menyuplai permintaan dari tokonya.

Dengan demikian ia menjamin, baik stok maupun pemesanan masih terkendali maskipun Covid-19 di Medan terus meraja.

Untuk harganya dia mematokkan harga sebesar Rp 80 ribu pertabung yang dibawa masyarakat.

Dia menyebutkan tidak kenaikan harga selama harga pembelian dari pabrik tidak mengalami perubahan.

"Ditempat kita Kalau harga pun masih tetap. Karena selama dari pabrik gak naik kita juga gak menaikkan harga," ujarnya.

Baca juga: Pendaftaran Diperpanjang, Pelamar CPNS dan PPPK Pemko Tebingtinggi Sudah 10 Ribu Orang

Saat ditanya soal membludaknya jumlah pembeli, dia mengaku sempat mengalami yakni usai lebaran bulan Mei lalu.

Saat itu permintaan lumayan banyak karena banyak masyarakat yang menyimpan tabung sebagai persediaan karena khawatir toko pengisian ulang tutup.

"Kalau waktu lebaran itu baru lumayan rame. Lagi libur Idul Fitri tetapi telpon pesanan masuk terus," tutupnya.

(cr25/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved