Breaking News

Menunggu Surat Edaran PPKM Darurat, Gereja Katolik di Medan Tetap Adakan Ibadah di Gereja

Sebenarnya pak Bobby sendiri mengeluarkan surat edaran pada tanggal 7 yang lewat, tidak ada disinggung tentang ibadah, sedikit pun tidak

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Umat Kristiani melaksanakan ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Jalan Pemuda, Medan, Jumat (2/4/2021). Ibadah dalam rangkaian Perayaan Paskah tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sembari menunggu surat edaran resmi dari Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Gereja Santo Antonius Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, tetap mengadakan ibadah di Gereja seperti biasa.

Pastor Paroki Gereja Santo Antonius, Pastor John Rufinus Saragih, OFM Cap mengatakan, beberapa hari yang lalu sebagian umat sudah mempertanyakan surat edaran Gubernur Sumut mengenai perpanjangan PPKM Mikro yang salah satunya bisa dibilang melarang tempat ibadah mengadakan ibadah untuk sementara.

"Tapi, kami mau mencari surat edaran wali kota juga, apakah ada surat dari wali kota menyatakan tentang itu. Sebenarnya pak Bobby sendiri mengeluarkan surat edaran pada tanggal 7 yang lewat, tidak ada disinggung tentang ibadah, sedikit pun tidak. Tapi yang lain ada, seperti restoran, mall, tempat umum, sekolah," ujar Pastor John, Sabtu (10/7/2021).

"Maka, untuk sementara Gereja masih tetap membuka seperti biasa, tapi memang tentu dengan prokes yang ketat. Bahkan besok hari minggu, beberapa umat bertanya apakah tetap kita masuk Gereja seperti biasa, ya kami katakan memang tetap seperti biasa, belum ada apa pun," tambahnya.

Pastor John menegaskan, jika memang pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberlakukan PPKM Darurat dan melarang ibadah di Gereja, pihak Gereja Santo Antonius tentu akan mematuhi aturan tersebut.

"Tetapi kalau misalnya senin ini akan dilakukan PPKM tentang itu, ya tentu bagaimana pun kita harus ikuti pemerintah kalau itu dianggap yang lebih baik untuk masyarakat umum" tegasnya.

Diketahui, setiap ibadah Gereja Santo Antonius selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Di Gereja memang selalu kita terapkan protokol kesehatan, seperti sebelum masuk semua umat harus cek suhu dulu, lalu cuci tangan dan di dalam Gereja juga sudah diatur dengan tandanya untuk menjaga jarak. Bahkan kalau Gereja sudah penuh, umat itu kita suruh pulang, kita tegas di situ. Di dalam juga ada hand sanitizer, itu semua kita sediakan dengan baik, dan semua umat wajib pakai masker," jelas Pastor John.

Dikatakannya, bahkan jika PPKM Darurat diberlakukan dan ibadah tetao diperbolehkan, pihak Gereja Santo Antonius kemungkinan akan membatasi umat untuk ibadah di Gereja pada hari Minggu.

"Selama PPKM darurat diberlakukan, tetap ada kemungkinan bahwa Gereja akan membatasi umat untuk ibadah di Gereja. Seperti ada salah satu paroki di Medan ini yang hari Minggu tutup Gerejanya, tapi hari biasa buka, karena memang sedikit umat yang misa hari biasa," ujarnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini Uskup Agung Medan, Mgr Kornelius Sipayung, OFM Cap, juga belum mengeluarkan surat resmi mengenai ibadah di Gereja selama diberlakukannya PPKM Mikro.

"Sampai sekarang Bapa Uskup belum mengeluarkan surat resmi tentang itu, tapi sudah menyatakan bahwa para pastor paroki mencoba memperhatikan dan membaca surat edaran bapak Gubernur dan juga tentu di masing-masing tempat, kota atau kabupaten supaya memperhatikan dan menerapkannya di masing-masing tempatnya," jelasnya.

Pastor John mengatakan, selama masa pandemi sebenarnya sangat terlihat umat sudah mulai berkurang untuk ibadah di Gereja, khususnya sejak bulan Maret tahun lalu.

Namun, beberapa bulan ke depannya sejak ibadah di Gereja diizinkan kembali sebagian besar umat sudah mulai mau datang beribadah ke Gereja meskipun beberapa diantaranya masih enggan untuk ke Gereja.

"Paling nampak itu yang lansia, itu memang sebagian besarnya tidak ke Gereja, walaupun sarana untuk itu sudah kita siapkan. Misalnya di Gereja Sei Agul, kita mengadakan sekali seminggu ada misa khusus untuk lansia. Umat lain diharapkan 1 kali 1 minggu, tapi khusus untuk lansia itu setiap 1 kali 1 bulan datang ke Gereja," kata Pastor John. 

Diketahui, Gereja Katolik lainnya seperti Paroki Santo Petrus dan Gereja Katedral Medan juga masih tetap mengadakan ibadah di Gereja untuk hari Minggu besok.

(Cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved