Akibat Keluarga Banyak Permintaan, Wanita Hamil 5 Bulan Ini Syok Batal Nikah 2 Hari Sebelum Resepsi
Hanya tinggal dua hari lagi pernikahan, seorang pengantin pria tiba-tiba meminta batal nikah, membuat pengantin wanita begitu kaget.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Hanya tinggal dua hari lagi pernikahan, seorang pengantin pria tiba-tiba meminta batal nikah, membuat pengantin wanita begitu kaget.
Menurut halaman 163, seorang gadis dari Provinsi Anhui dan seorang pria dari Kota Chongqing, China, telah berkencan selama satu setengah tahun.
Melihat kedekatan mereka dan sang wanita telah hamil, keduanya pun memutuskan untuk menikah.
Setelah kedua keluarga berdiskusi, pernikahan direncanakan akan diadakan pada tanggal 11 Juni 2021 di Kota Chongqing.
Baca juga: Diminta Uang Hantaran Rp 100 Juta Oleh Calon Mertua, Pemuda Tampan Ini Pilih Batal Nikah
Baca juga: Mbah Mijan Ramal akan Ada Artis yang Sering Pamer Kemesraan Namun Berujung Batal Nikah
Pada saat yang sama disepakati juga bahwa satu hari sebelum pernikahan, calon pengantin akan mendaftarkan pernikahan mereka.
Tak disangka, hanya dua hari sebelum pernikahan dilangsungkan, calon pengantin pria tiba-tiba mengumumkan ingin membatalkan pernikahannya.
Ini mengejutkan gadis tersebut dan keluarganya.
Gadis yang saat ini sedang hamil itu patah hati dan bingung, tidak tahu bagaimana mengatasi masalah ini.
Berbagi dengan media China, pengantin wanita itu mengatakan bahwa undangan telah dikirim ke semua kerabat dan teman.
Semua formalitas untuk pernikahan pun telah disiapkan.
Namun, hanya dua hari sebelum pernikahan, pengantin pria ingin membatalkannya, membuat wanita itu semakin sedih dan patah hati.
Apalagi saat ini wanita tersebut sedang hamil lima bulan.
Jika belum menikah, bagaimana nasib anak tersebut?
Kemudian, pengantin pria juga menceritakan kepada media bahwa dia ingin membatalkan pernikahannya bukan karena tidak ingin menikahi kekasihnya.
Faktanya, pengantin pria sangat mencintai wanita itu dan berharap keduanya memiliki kehidupan yang memuaskan di masa depan.
Baca juga: Pasangan Ini Batal Nikah Lantaran Sang Ayah Kawin Lari dengan Calon Besan
Baca juga: Kisah Pengantin Muda Batal Nikah, Sudah Bikin Pacar Hamil Duluan, Tak Hapal Doa Mandi Wajib Pula
Dia juga tulus mempersiapkan pernikahan.
Namun, dalam prosesnya, pihak keluarga mempelai wanita terus menerus membuat permintaan yang berlebihan untuk menantang pernikahan itu.
Membuat pihak mempelai pria merasa frustrasi dan kesal ketika tidak bisa memenuhinya.
Pengantin pria mengatakan, keluarga pengantin wanita menantangnya untuk menikah dengan mahar 80.000 yuan (lebih dari Rp 178).
Sementara dia mencoba bernegosiasi, tetapi paling banyak hanya 50.000 yuan (Rp111 juta).
Keluarga pengantin wanita juga banyak mengajukan tuntutan lain kepada pengantin pria.
Misalnya, selain pernikahan di Chongqing, pernikahan lain juga harus diadakan di Anhui.
Pengantin pria mencoba bernegosiasi dengan keluarga pengantin wanita, tetapi tidak bisa, sehingga dia harus membatalkan pernikahan tersebut.
Menurutnya, akta nikah belum dibuat. Sehingga pembatalan nikah menjadi lebih sederhana dan cepat.
Melihat sikap pembatalan pengantin pria yang terlalu keras, pengantin wanita membungkuk dan meminta maaf kepadanya melalui WeChat.
Baca juga: Tanggal Pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora, Rangkaian Acara bakal Ditayangkan di Televisi
Baca juga: Sewa Gajah Jemput Mempelai Wanita Biar Mewah, Pernikahan Sejoli Ini Jadi Hancur Karena Gajah Ngamuk
Namun hal itu masih tetap tidak bisa mengubah keputusan pengantin pria.
Pada akhirnya kedua belah pihak berunding, memutuskan untuk membatalkan pernikahan dan membiarkan gadis itu mengakhiri kehamilannya.
Namun, gadis itu tidak setuju karena janin sudah berusia lebih dari 5 bulan.
Aborsi dapat mempengaruhi kesehatan reproduksinya di kemudian hari.
Bahkan bisa membahayakan hidupnya.
Namun setelah berpikir sebentar, gadis itu setuju untuk melakukan aborsi.
Dengan syarat calon pengantin pria harus membayar seluruh biaya operasi dan juga harus memberikan kompensasi sebesar 1 juta yuan (Rp 2,23 miliar).
Namun lagi-lagi pihak laki-laki menolak hal itu. Akhirnya si gadis mengurangi jumlahnya menjadi 600 ribu Yuan (Rp 1,3 miliar).
Namun sejauh ini kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan akhir.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wanita-hamil-batal-nikah2.jpg)