News Video
Puluhan Bangunan Liar di Jalan Ampera Raya Dirobohkan, Warga: Lahan Sedikit Pun Dipakailah
Puluhan bangunan liar di Jalan Ampera Raya, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, digusur karena dibangun di atas drainase besar.
Puluhan Bangunan Liar di Jalan Ampera Raya Dirobohkan, Warga: Lahan Sedikit Pun Dipakailah
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Puluhan bangunan liar di Jalan Ampera Raya, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, digusur karena dibangun di atas drainase besar.
Beberapa warga terpaksa harus membongkar rumahnya dan mengungsi ke tempat lain.
Seorang warga sekaligus penjahit pakaian, Husli mengatakan, dirinya terpaksa menggunakan sisa lahan yang ada di pinggir tembok rel tersebut karena tidak punya tempat lain untuk tempat usahanya.
Saat ditemui tribun-medan.com, terlihat ia sedang membongkar tempat usahanya untuk dipindahkan ke lahan seluas kurang lebih 2x2 meter tersebut.
"Ini sudah mulai dibongkar, yang lain juga. Tapi saya pindah ke belakang, katanya yang belakang ini masih bisa dipakai, karena mereka cuma mau bersihkan parit saja. Mau nggak mau, lahan sedikit pun kita pakailah. Daripada bayar sewa tempat lagi kan, penghasilan pun tak seberapa," ujar Husli, Sabtu (19/6/2021).
Dikatakannya, sebelumnya ia dan warga lainnya sudah mendapatkan surat peringatan bahwa rumah yang berdiri di atas drainase tersebut akan segera digusur, karena akan dilakukan normalisasi drainase.
Ia pun mengaku sempat meminta perpanjangan waktu sebulan kepada Camat Medan Timur untuk menambah penghasilan agar punya modal pindah ke tempat lain.
Tetapi perpanjangan waktu tidak dapat diberikan lagi oleh Camat karena warga sudah terlalu lama tinggal di tempat tersebut.
Warga diberikan waktu seminggu untuk membongkar rumah dan memindahkan barang-barang.
"Pokoknya selama seminggu ini rumah harus sudah siap dibongkar katanya gitu. Alasan mereka karena paritnya mau bersihkan," katanya.
Dikatakannya, ada sekitar 40 rumah yang digusur. Dalam proses penggusuran, tidak terjadi keributan sama sekali.
Pantauan tribun-medan.com, sebagian besar rumah sudah mulai dibongkar dan sudah ditinggalkan warga yang sebelumnya tinggal di rumah tersebut.
(cr17/tribun-medan.com)