Prostitusi Gadis Belia

Pengakuan 3 Gadis ABG Berbisnis Lendir, Ada yang Mamanya Gak Marah: Main 10 Menit Dapat 300 Ribu

Selain ketiga Gadis ABG yang merupakan Gadis 16 Tahun , Gadis 17 Tahun dan Gadis 18 Tahun itu, juga ada Janda Muda yang diamankan Satpol PP Tangerang

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Ilustrasi PSK Muda Ditangkap Jual Diri - Pengakuan 3 Gadis ABG Berbisnis Lendir, Ada yang Mamanya Gak Marah: Main 10 Menit Dapat 300 Ribu 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 3 Gadis ABG berhasil ditangkap Satpol PP Tangerang, ternyata mereka  berbisnis lendir untuk pemuas nafsu, tarif mereka hanya Rp 300 ribu untuk 10 menit.

Ketiga Gadis ABG tersebut yakni Gadis 16 Tahun berinisial MW, Gadis 17 Tahun berinisial NV dan Gadis 18 Tahun berinisial CA.

Ketiga Gadis ABG tersebut memiliki alasan berbeda terjun ke dunia malam, ada yang karena kebutuhan dan ada karena tidak dapat kerja, namun tujuannya untuk meraup cuan dengan mudah.

Selain ketiga Gadis ABG yang merupakan Gadis 16 Tahun , Gadis 17 Tahun dan Gadis 18 Tahun itu, juga ada Janda Muda yang diamankan Satpol PP Tangerang tersebut.

Janda Muda itu terjun ke dunia malam karena kebutuhan untuk menghidupi anaknya.

Baca juga: Pengakuan PSK 17 Tahun Jadi Tulang Punggung, Tak Panik saat Satpol PP Telepon Ortu: Mama Tahu Kok

Berikut pengakuan Gadis 16 Tahun :

Ilustrasi Gadis 16 Tahun Jadi PSK -
Ilustrasi Gadis 16 Tahun Jadi PSK -Pengakuan 3 Gadis ABG Berbisnis Lendir, Ada yang Mamanya Gak Marah: Main 10 Menit Dapat 300 Ribu (IG)

Tarif Gadis 16 Tahun ini di Kota Tangerang sekali kencan kisaran Rp 300 ribu dan paling mahal tarifnya mencapai Rp 800 ribu.

Hal ini yang membuat Gadis 16 Tahun berinisial MW di Kota Tangerang lebih memilih tidak lagi melanjutkan sekolah.

Walau tarif murah, namun Gadis 16 Tahun itu tergiur dengan sejumlah uang hasil jasa melayani ke pria hidung belang.

"Paling murah Rp 300 ribu, pernah dapet Rp 800 ribu buat sekali main, itu enggak sampai 10 menit kok," kata MW.

Menurutnya menjadi PSK di Kota Tangerang merasa lebih nyaman dengan hasil yang didapatkan dengan jual diri ke pria hidung belang .

"Lagian ayah juga enggak bakalan kuat biayain saya. Adik saya dua masih SD kerjanya saja enggak jelas."

"Kadang seminggu sekali dapat duit kadang dua Minggu, namanya juga tukang servis listrik panggilan," ujarnya yang tengah diamankan Satpol PP Kota Tangerang.

Di sisi lain, dirinya dapat membantu kedua orangtuanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Meski demikian, MW menyebut kedua orangtuanya tidak mengetahui profesi sebenarnya dari anak sulung itu.

"Orangtua tidak tahu, tiap hari pulang paling malem banget saya pulang jam 11 malam. Tahunya saya dikasih duit sama pacar saya"

"Saya juga jaga banget itu, kalau dipikir-pikir sayang juga kalau saya tiap hari harus bolak balik, ongkosnya mahal apalagi biaya sewa apartemen lebih mahal," tutur MW.

Baca juga: Usai Pakai Jasa PSK, Remaja 15 Tahun Ini Tak Mau Bayar hingga Babak Belur Dipukuli Warga

Berikut pengakuan Gadis 17 Tahun :

Ilustrasi gadis -
Ilustrasi gadis - Pengakuan 3 Gadis ABG Berbisnis Lendir, Ada yang Mamanya Gak Marah: Main 10 Menit Dapat 300 Ribu(IST)

Gadis 17 Tahun berinisial NV terpaksa terjun ke dunia Prostitusi Online demi menghidupi ekonomi keluarganya di tengah pandemi Covid-19.

NV merupakan PSK remaja yang tertangkap basah Satpol PP tangerang sedang bertransaksi dengan pria hidung belang .

Ancaman Satpol PP akan menghubungi orangtua Gadis 17 Tahun itu pun tak mempan.

Pasalnya, NV mengaku orangtuanya sudah mengetahui pekerjaannya di dunia Prostitusi Online .

Karena itu, NV pun terlihat santai saat diamankan oleh petugas Satpol PP. 

“Enggak apa-apa pak telepon saja. Mamah tahu kok kerjaan saya,” ucap NA yang diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang itu.

Kepada petugas Satpol PP, NV mengaku hasil jerih payahnya diberikan semuanya kepada ibunya yang hidup bersamanya. 

Sementara, sang ayah tidak diketahui rimbanya.

NV mengatakan, orangtuanya sudah bercerai lama. 

Kondisi itu, membuat NV yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga untuk menghidupi sang ibu di rumah.

“Mamah sudah cerai, saya menggantikan posisi bapak buat tutup kebutuhan sehari-hari."

"Mulai makan, bayar listrik sama yang lain,” ungkapnya.

Dirinya menyebut hasil yang didapat dari menjajakan diri hampir seluruhnya dikirimkan untuk kebutuhan sehari-hari di rumahnya.

“Cuma ambil buat jajan sama makan saja."

"Sisanya dikirim semua,” aku NV yang juga mengaku telah menyelesaikan sekolahnya di tahun ini.

NV mengaku awalnya terjun ke dunia Prostitusi Online lantaran terjebak dalam pergaulan bebas. 

“Mau kerja apa bingung, pas teman ngajak kerja beginian, sudah gitu hasil yang didapat juga besar, ya sudah mau," bebernya.

Baca juga: Pengakuan Janda Jadi PSK Sejak Drop saat SMA, Pasang Tarif 600 Ribu: Ongkos Ojek Saya yang Bayar

Berikut pengakuan Gadis 18 Tahun :

Gadis Belia
Ilustrasi Gadis 18 Tahun Jadi PSK -  Pengakuan 3 Gadis ABG Berbisnis Lendir, Ada yang Mamanya Gak Marah: Main 10 Menit Dapat 300 Ribu(Ilustrasi/NET)

Berbeda dengan Gadis 18 Tahun berinisial CA, ia tidak dapat menyembunyikan ketakutannya saat petugas Satpol PP Kota Tangerang memintanya menghubungi orangtuanya.

Orangtua Gadis 18 Tahun itu diminta menjemput, lantaran putrinya tertangkap basah tengah melayani pria hidung belang di salah satu hotel berbintang di wilayah Tangerang pada Kamis (10/6/2021) malam.

Gadis 18 Tahun itu sebelumnya menunjukan sikap yang kurang kooperatif, dengan bermacam-macam alasan, kepada petugas yang mengamankannya.

Seketika dia berubah drastis mengakui segala perbuatannya, dan merengek agar petugas tidak menghubungi orangtuanya.

Kepada petugas, CA mengaku terpaksa menjajakan dirinya via aplikasi pesan singkat, lantaran terdesak kebutuhan.

Terlebih pasca-dinyatakan lulus dari salah satu SMA swasta di Kota Tangerang pada tahun ini, dirinya belum juga mendapatkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhannya.

“Saya gimana mau cari kerja, Ijazah saja belum ada, kan baru lulus tahun ini."

"Tolong pak jangan telepon ibu saya, dia bakalan marah kalau tahu saya kerja kayak gini,” ujar CA merengek kepada aparat.

Baca juga: Hancur Masa Depan Gadis 16 Tahun Jadi PSK, Diculik Pasutri Mucikari & Dipaksa Jualan di Kamar Kos

Pengakuan Janda Muda Berumur 20 Tahun Terjun ke Prostitusi Online :

Sementara, seorang Janda Muda berusia 20 tahun berinisial BN, turut menceritakan mengapa dirinya lebih memilih untuk terjun ke dunia Prostitusi Online di Kota Tangerang.

Diketahui, BN juga diamankan Satpol PP Kota Tangerang saat menunggu pelanggan yang ingin menikmati jasa esek-esek bertarifnya.

Diduga kuat, aplikasi MiChat menjadi alat komunikasi BN ke sejumlah pelanggan pria hidung belang.

BN mengaku pertama kali dirinya memutuskan untuk terlibat dalam bisnis Prostitusi Online .

Sebab menurutnya dirinya ingin mencari jalan pintas untuk memenuhi kebutuhannya.

Belum lagi BN juga menghidupi putrinya yang baru berusia 4 tahun.

"Tadinya cuma nemenin pacar yang kerja nyewain kamar. Tapi lama-lama saya lihat yang nyewa kamar kaya-kaya cuma kerja begitu"

"handphone bagus-bagus ya sudah saya mau kerja begituan," ujar BN, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: DULU FOTONYA Muncul di Situs Prostitusi, Pedangdut Shella O Bahagia Dinikahi Pengusaha Emas

Satpol PP Kota Tangerang mengamankan tujuh wanita yang diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK)
Ilustrasi Janda Muda 20 Tahun Jadi PSK - Pengakuan 3 Gadis ABG Berbisnis Lendir, Ada yang Mamanya Gak Marah: Main 10 Menit Dapat 300 Ribu(PSK) (Istimewa)

Pertama kali memutuskan menjadi PSK, dia mengaku menemui banyak kendala.

Lantaran saat itu satu-satunya gadget yang dimilikinya tidaklah mumpuni untuk mengunduh aplikasi tersebut.

Saat itu dirinya tak mengenal satu pun orang-orang seprofesi dengannya yang disinyalir terogranisir melalui grup disalah satu aplikasi pesan singkat di wilayah itu.

"Waktu itu pertama dapat tamu, saya sempat bingung sih. Nah saya mau ngadu ke siapa, tapi sekarang ada semacam grup WA"

"jadi bisa tukaran info sama yang lain. Termasuk info razia," ucap wanita berusia 20 tahun ini.

Sementara Ghufron Falfeli, Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, membenarkan diamankannya dua orang terduga PSK tersebut, yakni BN dan MW.

Ia menjelaskan keduanya diamankan setelah sebelumnya dijebak oleh pihak pengelola apartemen yang berpura-pura hendak menggunakan jasa keduanya.

"Jadi berdasarkan pendalaman yang dilakukan oleh teman-teman dari keamanan setempat dan bukti bukti yang berhasil diamankan mereka diduga kuat jajakan diri melalui aplikasi MiChat," beber Ghufron kepada Warta Kota.

Atas dasar tersebut pihaknya melakukan penyegelan terhadap dua unit kamar apartemen.

Untuk selanjutnya dilakukan pemanggilan terhadap pemilik unit.

"Kami terus melakukan pendalaman, sehingga kedepan unit kamar tersebut tidak lagi dijadikan tempat transaksi protistusi," tegasnya.

Ia juga berharap peran serta dari seluruh masyarakat dan pengelola agar dapat lebih berperan aktif dalam berantas Prostitusi Online yang saat ini jadi pilihan para PSK yang beberapa di antaranya masih di bawah umur.

"Kami harap dukungan dan peran serta masyarakat maupun pengelola apartemen yang ada di Kota Tangerang untuk memberikan informasi jika di sekitar ditemukan indikasi pelanggaran peraturan daerah," papar Ghufron.

Dikirim ke Dinas Sosial

Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Iwan menjelaskan, operasi ini merupakan kegiatan penegakan Perda tentang larangan prostitusi di daerah bermoto Akhlakul Karimah ini.

“Atensi dari pimpinan yakni Kasatpol PP, pada malam hari ini kami amankan dua orang terduga pelaku open BO."

"Yang diduga menyewa kamar untuk digunakan sebagai sarana prostitusi,” tutur Iwan, Jumat (11/6/2021).

Setelah diperiksa intensif dan beberapa barang bukti diamankan, kedua terduga pelaku prostitusi daring tersebut selanjutnya dikirim ke Dinas Sosial Kota Tangerang untuk dibina.

Untuk Hotel yang disinyalir digunakan sebagai sarana prostItusi, pihaknya akan melakukan penyegelan terhadap unit kamar tersebut.

“Kami telah segel, ada dua kamar yang terbukti digunakan sebagai sarana prostutusi,” paparnya.

(*/ Tribun-Medan.com)

Artikel ini sudah tayang di Surya

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved