Bayi Dicovidkan Rumah Sakit
Ratu Entok Minta Bobby Nasution Evaluasi Menajemen Rumah Sakit Sekota Medan
Ratu Entok juga memiliki feeling terhadap bayi tersebut, bahwa sang bayi yang dirawat di RS Pirngadi dengan memakai jaminan BPJS.
Hari gini Rumah Sakit kalau tidak ada selang selang gitu aja, tak masuk akal. Sementara obat aku dari luar negeri yang harga Rp 3 juta aja ada," katanya.
Tapi ia juga mengaku sangat payah untuk mengkritik pihak tenaga medis yang ada di RS Pirngadi Medan, Karena nantinya pihak mereka tetap berlindung dengan alasan Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Jadi tolong berubah, berubah, berubah, berubah. Kalau memang Pirngadi ini sekarang sudah bobrok banget. Bukan kita menghilangkan kebaikkan RS-nya ya. Tapi mungkin menejemen yang tidak benar bukan RS Pirngadinya.
Jadi tolong dinas kesehatan juga memperbaiki dan dirubah dan digantilah, jangan sampek terjadi lagi dan ada korban seperti ini," katanya dengan tegas.
Ia mengaku tidak tahu permasalahan sebenarnya tanpa orang-orang ngetag akun media sosialnya, dan orang - orang juga direct messenger, serta berkomentar terkait untuk mendukung ia untuk mengkritik.
Maka, saat itu ia mencari kebenaran dsri permasalan tersebut. Terutama menghubungi temannya terdekatnya yang memiliki media sosial.
Baca juga: RESMI! Persija Jakarta Perkenalkan Pelatih Barunya, Tunjuk Mantan Asisten Antonio Conte
"Saya tanya kebenarannya sama dia tetkait kebenarannya dan ia membenarkan permasalahan atau peristiwa terjadi. Lalu saya tanya, kapan terjadi, ia katakan hari ini Rabu (9/6).
Dan aku tanya di mana peristiwanya, dia pun jawab bahwa peristiwanya di Rumah Sakit Pirngadi.
Akupun langsung memuncak dan aku pun berpikir kan untuk berita kebenarannya dan aku tak mau asal ceplos, maka dari itu aku baca kronologinya, ternyata seperti yang aku siarkan di video aku itu," ujarnya.
Menurutnya, hal itu tidak pantas dan tidak cocok banget terjadi kepada anak bayi tersebut.
Bahkan, ia mengaku di dalam video yang diuploadnya sangat menyatakan sekali, bahwasanya ia tidak mau membahas terkait masalah-masalah sebelumnya dengan perawat.
Ternyata dengan peristiwa ini, jadi terlihatlah kinerja beberapa oknum perawat banyak yang bobrok.
"Anak kecil aja yang tidak covid, dicovidkan. Kemudian setelah dicek kembali, anak bayi itu tidak positif covid. Nah sekarang diperlama lagi dengan alasan selang tidak ada. Jadi entok bilang, kalau dia tak ditolong segara nanti ia meninggal, akhirnya betul kan sekarang," katanya.
Makanya, ia mengaku ini lah alasan kuatnya untuk bersuara sebab ada yang terjadi lagi dengan permasalahan pelayanan di RS Pirngadi Medan. Padahal, baru saja permasalahan terkait tabung oksigennya yang belum kelar.
Baca juga: Promo BTS Meal Ditiadakan, Pengunjung Gerai McDonalds Sisingamangaraja Medan Turun Drastis
Di samping itu, Ratu Entok juga mengucapkan bela sungkawa dan turut berduka terhadap ibu yang bayinya meninggal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ratu-enthok-minta-bobby-naustion-evaluasi-menajemen-rumah-sakit-sekota-medan.jpg)