Bayi Dicovidkan Rumah Sakit

Rajudin Sagala Ungkap Bayi Diduga Dicovidkan RSUD Pirngadi Gagal Dioperasi karena Tak Ada Dokter

Awalnya ia menceritakan soal bayi tersebut sempat menunggu di ruang operasi pada Selasa (8/6/2021) sekitar pukul 22.00 WIB sampai 00.30 WIB.

Tribun-medan.com/ Goklas
Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajudin Sagala turut berduka cita atas meninggalnya bayi yang sebelumnya dikabarkan diduga dicovidkan RSUD Pirngadi,Kamis (10/6/2021). 

Kasus yang dialami Khayra Hanifah Al Maghfirah ini cukup menyita perhatian publik. Ada pun bayi tersebut telah usai dimakamkan di pemakaman sekitar jalan Sei Kambing.

Ini Penjelasan Detik-detik Terakhir sebelum Bayi Diduga Dicovidkan RSUD Pirngadi Meninggal Dunia

Bayi yang sebelumnya dikabarkan diduga dicovidkan RSUD Pringadi kini telah meninggal dunia.

Pihak keluarga saat dijumpai Tribun Medan di rumah duka di Jalan Jangka, Gang Sehat, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatra Utara, terlihat amat sedih atas kepergian anaknya.

Sang ayah pun sempat mengatakan kepada Tribun Medan bahwa anaknya sebelumnya dirawat di RSUD Pirngadi. Namun karena mendapatkan pelayanan tang buruk, anaknya terpaksa dibawa ke rumah untuk dirawat secara mandiri.

Padahal, kondisi anak tersebut memprihatinkan.

Bayi yang masih berusia 22 hari itu, mengidap penyakit tidak bisa membuang air besar.

Saluran pencernaannya tersumbat.

Di detik - detik terakhir sebelum menghembuskan nafas terakhir, sang ayah menjelaskan anaknya sempat minum susu yang diberikan ibunya dengan sendok.

"Iya pagi tadi aku kan sudah berangkat untuk kerja. Masih setengah jam di jalan meninggalkan anakku, aku sudah mendapat kabar tidak bernafas lagi," ujarnya kepada Tribun Medan.

Dia pun mengungkapkan setelah disulangi susu dengan sendok, anaknya sempat berdahak tiga kali. Setelah itulah, baru badan anak tersebut kaku dan tiada lagi bernafas.

Sentak ibunya pun khawatir dan langsung menelpon suaminya agar segera pulang dan melihat kondisi anaknya. Dia mengungkapkan, saat ia datang, anaknya sudah tidak bernafas dengan kondisi fisik perut yang menggembung.

Sebelumnya dikabarkan, kabar duka datang dari bayi malang yang sempat diduga dicovidkan RSUD Pirngadi Medan.

Sekira pukul 08.00 WIB, bayi berjenis kelamin perempuan bernama Khayra Hanifah Al Maghfirah itu kabarnya meninggal dunia.

Menurut penuturan kerabat korban, saat ini pihak keluarga tengah mengurus prosesi pemakaman Khayra Hanifah Al Maghfirah.

"Iya, tadi sekira jam 08.00 WIB meninggal dunia. Saat ini jenazahnya masih di rumah duka,' kata Nisa, kerabat korban ketika dihubungi www.tribun-medan.com, Kamis (10/6/2021).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved