Nikmati Keindahan Air Terjun Sibombongan Balige, Cocok untuk Lokasi Berkemah

Pengunjung sudah dimanjakan dimanjakan dengan aliran sungai yang membelah padang rumput yang sangat cocok dijadikan tempat berkemah.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS
Keindahan Air terjun Sibombongan 

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Satu pilihan yang tepat menghabiskan liburan di kawasan Toba adalah berkunjung ke Desa Hutanamora, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.

Di kawasan tersebut, pengunjung akan menemukan sebuah air terjun dengan nama Sibimbongan.

Bahkan sebelum menginjakkan kaki di area air terjun tersebut, pengunjung sudah dimanjakan dimanjakan dengan aliran sungai yang membelah padang rumput yang sangat cocok dijadikan tempat berkemah.

Baca juga: Persatuan Sopir Angkutan Binjai - Medan Demo di Depan Kantor Ombudsman Sumut

"Jika alam merestui perjalanan kita, sekelopok siamang akan menyambut kita dengan asik bergelantungan dari pohon yang satu ke yang lainnya," ujar seorang petualang Liber Pardede kepada tribun-medan.com pada Senin (7/6/2021).

Air terjun Sibombongan yang terdapat di Desa Hutanamora, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. 
Air terjun Sibombongan yang terdapat di Desa Hutanamora, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.  (TRIBUN MEDAN/ MAURITS)

Baca juga: 8 Polisi di Polres Tanjungbalai Dikabarkan Diperiksa Terkait Penangkapan Narkoba 57 Kg

Dari Desa Hutanaora, pengunjung membutuhkan waktu perjalanan selama sejam agar tiba di air terjun Sibombongan tersebut. Sejam berjalan juga memiliki kenikmatan tersendiri bagi para pengunjung.

"Air terjun yang sangat indah mengalir deras. Selain menikmati keasria alam, di sini kita bisa memancing ikan batak (ihan Batak) yang masih sangat banyak ditemui. Kita juga melihat batu yang membentuk wajah manusia di sekitaran tebing," terangnya.

Selain air terjun bombongan, pengunjung ternyata memerlukan waktu 30 menit lagi menuju sebuah air terjun Sirararara.

"Air terjun ini tidak sebesar air terjun Sibombongan. Namun memiliki keindahan dan kealamian yang sangat indah. Air terjun ini memiliki empat tingkat, tingkat pertama terbelah menjadi air terjun kembar, dan ditingkat 3 terdapat kolam kecil yang sangat nikmat menjadi tempat berendam," samhungnya.

Baca juga: BPJS Kesehatan Sebut Tunggakan Iuran Rumah Sakit Umum Permata Bunda Capai Rp 380 Juta

Keindahan Air terjun Sibombongan
Keindahan Air terjun Sibombongan (TRIBUN MEDAN/ MAURITS)

"Harapan dari penduduk, Desa Hutanamora, Kec. Balige semakin dikenal masyarakat luas hingga desa ini menjadi salah satu desa wisata, karena potensi desa ini sangat tinggi dalam pariwisata; wisata Alam, agrowisata dan juga wisata budaya," terangnya.

Tentu keindahan alam yang masih original ini pasti menjadi cerita tersendiri bagi para pengunjung. Di areal tersebut, belu. ada sentuhan pembangunan pariwisata.

"Ini adalah air terjun Sibombongan yang ada di Desa Hutanamora, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba. Tinggi air terjun nya sekitar 25 meter," ujar Kades Jupri Simangunsong.

"Ini belum hits. Ini juga pertama kali kita ke sini," sambungnya.

"Ikan yang ada di dalamnya itu hanya ihan batak. Cuman sekali aja dijaring. Kalau dijaring lagi, pasti enggak dapat lagi," sambungnya sembari menikmati keindahan alam di kawasan air terjun tersebut.

Dalam uraiannya seorang petualang Liber Pardede mengutarakan keindahan alam tersebut.

"Pertama menginjakkan kaki dikampung ini, saya langsung jatuh cinta, melihat hamparan pematang sawah yang sangat luas tersusun luas, indah dipandang mata," ujarnya.

Terlihat bahwa tatanan pedasaan khas kampung batak masih sangat terasa.

Rumah sopo dengan gorga dan catnya yang masih asli, dilengkapi dengan alat penumbuk (losung losung batu) serta susunan pohon bambu sebagai pintu (dalam bahasa Batak Toba: harbangan ni huta) masih tertata rapi.

Baca juga: AKHIRNYA Zahra Suara Hati Istri Minta Maaf, Curhat Artis Lea Ciarachle pada Boy William

Ia mengutarakan bahwa Desa Hutanamora, merupakan huta marga Simangsong keturunan dari Opung Ratus.

Di desa tersebut, para pengunjung menemukan dua air terjun yang masih sangat alami, jarang dikunjungi orang luar desa, karena desa ini bukan merupakan desa wisata.

Terlihat dalam video tersebut, pemandangan yang disuguhkan sangat asri dan alami, meniti air sungai yang menjadi tempat anak-anak bermain. Berjalan diantara lembah yang ditumbuhi pohon-pohon pinus.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved