Vaksinasi Massal di Medan
RELA Hujan-hujanan 2 Jam demi Vaksin tapi Gagal Total, Warga Kecewa Tak Diizinkan Masuk
Ratusan warga kota Medan harus dilanda kekecewaan nan sarat lantaran niat untuk mengikuti vaksinasi di Lanud Soewondo, Medan gagal total.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Antrean bukan saja terjadi di pintu utama, tetapi juga di pintu depan Lanud Soewondo, Medan. Terlihat warga berdiri sambil kehujanan.
Bahkan sempat terlihat terjadi perdebatan antara peserta dan petugas yang berjaga.
Pria berjaket hitam dan merah itu terlihat berdebat dengan penjaga lantaran tidak ada informasi yang jelas.
Ia menyebutkan sebaiknya ada papan informasi yang menerangkan prosedur dan jam berapa dimulai.
Jumlah Antrean Membludak, Petugas Batasi Pengunjung di Lokasi Vaksinasi Bandara Polonia
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Jumlah antrean vaksinasi yang diadakan Pemerintah Kota Medan di Eks Bandara Polonia membludak.
Akibatnya, banyak peserta yang antre vaksinasi berdesakan di depan pintu masuk lokasi vaksinasi.
Petugas pun terpaksa membatasi peserta dan menutup pintu masuk ke lokasi vaksinasi.
Pantauan Tribun-medan.com, ada sekitar ratusan warga yang ingin ikut vaksinasi terpaksa kembali ke rumah.
Plt Kadis Kesehatan Medan, Syamsul Nasution mengatakan peserta vaksin hari ini sebenarnya sudah didata terlebih dahulu.
"Kita sudah data sebenarnya, ada 1000 yang sudah didata. Tapi ternyata informasinya menyebar, jadi ada warga yang daftar on the spot, tidak bisa kita tolak kan enggak enak," kata Syamsul di lokasi vaksinasi, Kamis (3/6/2021).
Syamsul mengatakan karena antrean membludak, pihaknya terpaksa membatasi antrean.
"Cuma rupanya ramai sekali. Karena ada informasi menyebar di luar kita enggak bisa bendung. Karena terlalu ramai kita batasi tadi," tuturnya.
Amatan tribun-medan.com, di lokasi, petugas kesehatan sudah memberikan imbauan tegas agar peserta menjaga jarak dan tidak berdesakan.
"Jangan berdesakan, jangan ada bersentuhan satu sama lain," ujar petugas tersebut dari depan pintu lokasi vaksinasi dengan nada tinggi.
"Jangan selesai dari sini ada klaster baru. Tolong jangan berkerumun," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/vaksinasi-massal-di-medan_7_rela-hujan-hujanan.jpg)