Viral Medsos
Penyebab Sinetron Zahra Istri Ketiga Pak Tirta Trending Topik hingga Menjadi Kontroversial
Sinetron Suara Hati Istri Zahra yang baru tayang di televisi Indosiar menjadi trending topik di Twitter
Selain netizen masyarakat umum, Ernest Prakasa pun ikut berikan komentar.
Lewat akun Twitter dan Instagramnya, Ernest Prakasa menyentil pihak Indosiar dan KPI.
Menurutnya, pihak Indosiar sudah sangat keterlaluan.
Karena hanya mementingkan rating tanpa peduli kalau pemeran Zahra masih berusia 15 tahun.
"Karna banyak teman-teman yang bisa meramaikan masalah ini tapi terikat oleh etika, kontrak kerja, ataupun rasa tidak enak hati, maka biar saya yang bersuara.
Wahai @indosiar, ini keterlaluan. Sangat amat keterlaluan.
Pemeran Zahra itu usianya masih 15 tahun.
Okelah tolak ukur TV adalah rating, tapi tolak ukur manusia adalah nurani dan akal sehat. Menurut kalian ini wajar?" tulis Ernest Prakasa di akun Instagram pribadinya.
Sutradara 'Cek Toko Sebelah' itu tampak meretweet postingan akun Twitter komikfaktap.
Karena menurutnya, nikah paksa itu sama sekali tidak romantis apalagi sampai didramatisir.
"Di webkomik dan webnovel, ada semacam "sub-genre" yang bertema nikah paksa.
Apakah ini semacam fantasi yang lagi trend? F*cked up banget kalo menganggap nikah paksa itu sesuatu yang romantis.
Mana protagonisnya umumnya perempuan usia remaja lagi," tulis akun @.komikfaktap.
Tak hanya itu, Ernest Prakasa tampak menanggapi cuitan Kalis Mardiasih, yang selalu vokal soal feminisme dan hak-hak perempuan.
"Stop perkawinan usia anak, stop perbudakan seksual anak perempuan, Sahkan RUU PKS," tulis Mardiasih.
Menanggapi cuitan Kalis Mardiasih, Ernest Prakasa pun menyentil Indosiar dan KPI.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sinetron-suara-hati-istri-zahra.jpg)