Final Liga Champions
3 FAKTA Chelsea Juara Liga Champions, Gol Emas Kai Havertz| Man City Tampil Dominan tapi Kalah
Satu- satunya gol yang diciptakan Kai Havertz cukup bagi The Blues membawa pulang piala Liga Champions tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Chelsea akhirnya berpesta setelah menumbangkan tim senegaranya Manchester CIty di laga Final Liga Champions Minggu 30 Mei 2021, dini hari WIB.
Satu- satunya gol yang diciptakan Kai Havertz cukup bagi The Blues membawa pulang piala Liga Champions.
Chelsea membuktikan diri sebagai jawara kompetisi klub utama di sepak bola Eropa tersebut.
Ada tiga fakta menarik dari gol Kai Kavertz pada babak pertama final Liga Champions tersebut.
Laga final Liga Champions Man City vs Chelsea dihelat di Estadio do Dragao pada Sabtu (29/5/2021) atau Minggu dini hari WIB.
Satu-satunya gol Kai Havertz tercipta pada menit ke-43.
• Chelsea Juara Liga Champions Usai SIngkirkan Manchester City 1-0
Menerima umpan terobosan Mason Mount dari tengah lapagan, Kai Havertz berhasil lolos dari jebakan offside.
Kai Havertz kemudian melakukan akselerasi hingga berhasil melewati kiper Manchester City, Ederson Moraes.
Peluang itu kemudian diselesaikan Kai Havertz dengan tendangan mendatar kaki kiri.
Terdapat tiga fakta menarik di balik gol Kai Havertz kali ini.
Pertama, Kai Havertz menjadi pemain termuda kedua asal Jerman yang berhasil mencetak gol pada final Liga Champions.
Pada laga final Liga Champions kali ini, Kai Havertz berusia 21 tahun 352 hari.
Adapun pemain termuda Jerman yang berhasil mencetak gol di final Liga Champions adalah legenda Borussia Dortmund, Lars Ricken.
Rekor itu diciptakan Lars Ricken pada final Liga Champions 1977 melawan Juventus.
Lars Ricken kala itu masih berusia 20 tahun 322 hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gol-kai-havertz-ke-gawang-man-city-disambut-selebrasi-segenap-pemain-chelsea.jpg)