Puncak Geurutee, Lokasi Terbaik Menatap Keindahan Lautan Hindia

Kampung di bawah Puncak Geurutee disapu tsunami, yang kini menyisakan pulau pulau kecil.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ ALIJA
Wisatawan mengabadikan keindahan Puncak Geurutee 

TRIBUN-MEDAN.com, ACEH- Bentang alam provinsi paling barat di Indonesia, Aceh seakan tak ada henti-hentinya untuk dibahas.

Tanah rencong memiliki kekayaan alam melimpah, utamanya adalah bayangan indahnya pesisir pantai cukup banyak dijumpai di provinsi ini.

Reporter Tribun Medan sempat mengunjungi salah satu destinasi favorit di provinsi ini.

Baca juga: Rumah Keluarga Anggota DPRD Medan Bayek Dilempar Bom Molotov

Namanya Puncak Geurutee yang berada di Jalan Meulaboh - Banda Aceh, Babah Ie, Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh

Wisatawan mengabadikan keindahan Puncak Geurutee
Wisatawan mengabadikan keindahan Puncak Geurutee (TRIBUN MEDAN/ ALIJA)

Lokasi ini merupakan salah satu sudut pemandangan terbaik Samudera Hindia.

Dari tangkapan Googlemaps, Puncak Geurutee berada tepat di lereng perbukitan dengan ketinggian antara 100-200 Mdpl.

Desir angin, hutan hijau, gugusan pulau-pulau kecil, pegunungan Sumatera, dan yang paling utama Samudera Hindia dengan sangat indahnya memberi kenikmatan.

Baca juga: Sosok Muhammad Fakhri, Lepaskan Pekerjaan Sebagai Dosen Demi Tekuni Bisnis Coffee Shop

Deretan kedai kopi tradisional ada di sepanjang Puncak Geurutee.

Begitu pas rasanya dalam menikmati momen indah di Puncak Geurutee, mengingat Aceh sangat terkenal dengan komoditas pertanian satu ini.

Pemandangan di Puncak Geurutee
Pemandangan di Puncak Geurutee (TRIBUN MEDAN/ALIJA)

Ditambah makan mi instan nikmatnya lebih mantab lagi.

Kemudian, jangan kaget bila kedai yang anda duduki bergoyang.

Karena di lereng Puncak Geurutee banyak monyet bergelantungan loh!.

Baca juga: Nekat Nikahi Wanita Lain Padahal Belum Cerai, Polisi Dijambak Istri dan Ibunya di Pelaminan

Menurut seorang pemilik kedai, pemandangan Puncak Geurutee ini tak lepas dari musibah Tsunami 26 Desember 2004.

Kampung di bawah Puncak Geurutee disapu tsunami, yang kini menyisakan pulau pulau kecil.

"Dulu ada namanya Gampong (sebutan untuk desa) bernama Ujung Seudee dan Pulau Klang. sebelum tsunami melanda Aceh pada 26 Desem­ber 2004 adalah satu kepulauan yang menyatu.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved