Desa Batu Moror, Kampung Asli Masyarakat Batak, Ada Kumpulan Rumah Adat

Setiap pengunjung yang datang ke sana dapat menikmati suasana kampung Batak dengan segala nilai-nilai kebersamaan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS
Suasana rumah tradisional Batak Toba di Desa Batu Motor, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.  

TRIBUN-MEDAN.com, BALIGE - Suasana kampung asli masyarakat Batak dapat dicirikan dengan adanya kumpulan rumah Batak.

Kumpulan rumah Batak ini dapat ditemukan di Dusun Parsigajaan, Desa Batu Moror, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. 

Baca juga: Kualat, Maling Motor di Masjid Peninggalan Kesultanan Deli Nyaris Mati Dimassa

Kampung yang masih dibatasi dengan barisan bambu tersebut terlihat asli dan antik.

Rumah Batak yang masih berdiri kokoh yang dilengkapi dengan ukiran khas Batak juga terlibat jelas. 

Suasana rumah tradisional Batak Toba di Desa Batu Motor, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba. 
Suasana rumah tradisional Batak Toba di Desa Batu Motor, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba.  (TRIBUN MEDAN/ MAURITS)

Baca juga: Kamar Pasien Covid-19 di RSU Bunda Thamrin Medan Penuh

Sejumlah rumah Batak itu berdiri berdekatan dan berbaris.

Setiap pengunjung yang datang ke sana dapat menikmati suasana kampung Batak dengan segala nilai-nilai kebersamaan yang hingga saat ini dijunjung tinggi. 

Di kampung tersebut, terlihat rumah tradisional Batak Toba menggunakan motif yang sama.

Hal ini merupakan pertanda bahwa masyarakat di sana dikenal sebagai masyarakat yang kompak dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. 

Seorang petualang di kawasan Toba Liber Pardede menjelaskan bahwa keunikan kampung tersebut adalah bahwa masyarakat di sana masih tinggal di dalam rumah yang umurnya seratusan tahun. 

"Umur rumah tersebut sudah ada yang lebih dari seratus tahun. Dan, ini masih mereka tinggali.

Kami lihat bahwa kawasan tersebut amat cocok dikembangkan untuk pariwisata," ujar Liber Pardede saat dikonfirmasi Tribunmedan.id pada Senin (17/5/2021). 

Baca juga: Sosok Radiapoh Sinaga, Bupati Simalungun, Akui Peran Penting Media Dalam Perjalanan Hidupnya

Selain rumah Batak yang berdiri kokoh, mereka juga menemukan lingkungan yang asri dan terawat.

Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar kampung tersebut. 

"Kalau kita ke sana, nuansa tradisionalnya dapatlah. Saat ke sana, kita nikmatilah keramahtamahan masyarakat di sana," sambungnya. 

Alam yang indah dan asri pun akan memanjakan para pengunjung sembari menikmati sajian keindahan rumah Batak tersebut. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved