Bekancan River, Lokasi Wisata yang Tawarkan Pemandangan Bukit di Kabupaten Langkat

Lokasi wisata ketinggian ini bernama Bekancan River yang baru diresmikan kira-kira pada bulan Juni tahun lalu.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN / HO
Pengunjung sedang berfoto di salahsatu spot foto di Bekancan River, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

TRIBUN MEDAN.com, LANGKAT- Saat ini, Kabupaten Langkat tidak hanya menawarkan tempat wisata pemandian alam saja.

Di Desa Telagah, ada sebuah lokasi wisata yang menawarkan pemandangan alam dari ketinggian, tentunya tak kalah dengan daerah Berastagi. 

Baca juga: Bukit Kubu, Lokasi Wisata yang Cocok untuk Tempat Piknik dan Santai Bersama Keluarga

Lokasi wisata ketinggian ini bernama Bekancan River yang baru diresmikan kira-kira pada bulan Juni tahun lalu.

Bekancan River beralamat di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dengan jarak 40 KM dari Kota Binjai atau 60 kilometer jika dari Kota Medan.

Bekancan River beralamat di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Bekancan River beralamat di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (TRIBUN MEDAN/SATIA)

Apabila berangkat dari Kota Medan, wisatawan bisa langsung mengambil rute menuju Kota Binjai, lalu belok ke kiri ketika sampai di Tugu Binjai.

Kemudian, wisatawan hanya lurus saja ke arah Kecamatan Sei Bingai. Biasanya perjalanan menuju ke Desa Telagah memakan waktu 1-1,5 jam dari Kota Binjai.

Jalan dari Binjai menuju Desa Telagah sendiri sudah dilapisi aspal, namun bila mendekati lokasi Bekancan River kondisinya masih kurang baik dan itu akan dirasakan sejauh 1,5 kilometer. 

Baca juga: Nikmati Suasana Alam Pedesaan di Wisata Sawah Punden Rejo Tanjung Morawa, Cukup Bayar Rp 5000

Menariknya, di lokasi wisatawan tidak  dimintai retribusi masuk atau biaya parkir kendaraan.

Sebagai gantinya, pengunjung harus menanam pohon dari bibit yang dijual pengelola dengan harga Rp 30.000 per orang.  

"Pengunjung akan mendapatkan bibit pohon buah atau pohon kayu dan akan diajak menanam di area Bekancan River," kata Bembeng, salah satu warga Binjai, Senin (17/5/2021).

Ia mengatakan, konsep yang tengah dikembangkan oleh pengelola Bekancan River adalah destinasi wisata yang dikolaborasikan dengan konservasi alam. 

"Membeli bibit pohon dan menanamnya sebagai pengganti retribusi masuk dan parkir adalah bagian dari adopsi hutan," ungkapnya. 

Kemudian, jika sudah tiga kali datang ke tempat ini, wisatawan akan mendapatkan sertifikat dari Lembaga Pariwisata Simelir Erdilo. 

Baca juga: TEMUAN Bobby Nasution Saat Sidak Hari Pertama Kerja setelah Libur Lebaran

"Itu dia yang menjadi alasan mengapa tempat ini lokasi favorit yang harus di datangi oleh warga Sumut," katanya. 

Selain panorama alam dan pemandangan dari ketinggian, kata dia lokasi wisata ini juga menyajikan pemandangan replika kapal 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved