Liga Italia
Juventus Sudah Dibantai AC Milan, Kini Muncul Masalah Baru Di Tubuh Bianconeri
Belum juga kering luka yang mereka terima dengan kekalahan itu, Juventus sudah diterpa masalah baru.
TRIBUN-MEDAN.com - Juventus kembali dihantam masalah baru, usai dibantai oleh AC Milan pada pekan ke-35 Liga Italia pada Senin (10/5/2021) dini hari WIB
Nasib naas dialami Juventus ketika dibantai 0-3 oleh AC Milan di pekan ke-35 Liga Italia di Stadion Allianz
Kekalahan tersebut pun membuat Si Nyonya Tua terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Saat ini Cristiano Ronaldo dkk. berada di urutan kelima klasemen sementara Liga Italia dengan 69 poin.
Belum juga kering luka yang mereka terima dengan kekalahan itu, Juventus sudah diterpa masalah baru.
Baca juga: Fans Minta Glazer Lepas Kepemilikan Manchester United, Conor McGregor Tertarik Beli Setan Merah
Seperti diketahui, Juventus adalah salah satu dari tiga anggota pendiri European Super League (ESL) yang belum menarik diri.
Dua klub lainnya yang juga belum memutuskan mundur dari kompetisi tersebut adalah Barcelona dan Real Madrid.
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, adalah salah satu penggagas utama kompetisi tersebut.
Sebagai akibatnya, Juventus dikabarkan terancam diusir dari Liga Italia jika tidak segera mundur dari ESL.
Baca juga: JAM Tayang Siaran Man United Vs Leicester Malam Ini, Solskjaer Kibarkan Bendera Putih
Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yaitu Gabriele Gravina.
Gravina mengaku tak segan mengambil tindakan kejam terhadap Juventus yang bersikeras mendukung ESL.
Ia mengatakan dengan tegas bahwa tim asuhan Andrea Pirlo terancam tidak akan berlaga di Liga Italia musim depan.
"Aturannya jelas, jika Juventus masih menjadi bagian dari ESL saat memasuki musim depan, mereka tidak bisa berpartisipasi di Liga Italia."
"Saya minta maaf kepada fans tapi aturan adalah aturan dan itu berlaku untuk semua orang."
Baca juga: JADWAL Tayang Siaran MotoGP Prancis 2021, Kevin Schwantz Khawatir, Tak Suka Lihat Rossi Di Belakang
"Saya harap penundaan ini segera berakhir," kata Gravina seperti dikutip SuperBall.id dari Mirror.
Sama seperti FIGC, UEFA sejatinya juga telah memberikan ancaman kepada Juventus, Barcelona, dan Real Madrid.
Namun, alih-alih menurut kepada UEFA, ketiga klub tersebut justru menyerang balik dengan pernyataan menantang.
Sementara itu, kesembilan tim yang sebelumnya juga berpartisipasi telah memutuskan mundur dari EsL.
Mereka adalah Arsenal, Chelsea, Manchester City, Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspur, AC Milan, Inter Milan, dan Atletico Madrid.
Meski begitu, kesembilan klub tersebut tetap mendapatkan sanksi tegas dari UEFA.
Mereka akan membayar 13 juta pound untuk amal dan mengorbankan lima persen dari pendapatan di kompetisi Eropa pada musim 2023/2024.
Artikel ini telah tayang di SuperBall.id dengan judul Luka Dibantai AC Milan Belum Kering, Juventus Sudah Dihantam Masalah Baru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hasil-juve-vs-spal-4-0.jpg)