Dampak Larangan Mudik

Larangan Mudik Bikin Sepi Jalur Tol, Jumlah Kendaraan Anjlok 8.000 Perhari

Jumlah kendaraan yang masuk dan keluar tol Tebingtinggi anjlok hingga 8.000 kendaraan

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Ruas tol Tebing-Medan diselimuti kabut asap, Tebingtinggi, Sumatera Utara, Minggu (22/9/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Tidak seperti biasanya, pergerakan kendaraan di jalur tol menurun drastis jelang Idul Fitri 1442 Hijriah.

Ini merupakan dampak larangan mudik 2021 yang diberlakukan oleh pemerintah. 

Pihak pengelola tol pun mencatat terjadi penurunan pergerakan kendaraan hingga 40 persen.

Penurunan ini pun terlihat dari sepinya kendaraan yang melintas di jalur tol. 

Baca juga: 282 Pengendara Putar Balik di Pos Penyekatan Mudik Jalinsum, Kapolsek: Kebanyakan Roda Dua

"Pergerakannya berkurang jauh sekitar 40 persen. Biasanya Sabtu dan Minggu normalnya bisa sampai 9 ribu kendaraan,"

"Total masuk dan keluar bisa sampai 18 ribu perhari, tapi sekarang sekitar 10 sampai 12 ribu saja," kata Kepala Gerbang Tol Tebingtinggi, Giot Hutabarat Minggu, (9/5/2021).

Meski saat ini jalur tol masih lengang, namun Giot mengaku sudah mempersiapkan diri.

Bukan tidak mungkin, katanya, dalam situasi tertentu nantinya akan terjadi lonjakan kendaraan.

Baca juga: Pedagang Oleh-oleh Menjerit, Omzet Anjlok Sejak Pelarangan Mudik

Kewaspadaan tetap mereka pasang demi pelayanan yang terbaik. 

"Penurunan sejak diberlakunya aturan larangan mudik. Ya karena angkutan umum jugakan enggak ada jalan,"

"Pengaruhnya itu ada juga, sehingga mempengaruhi yang lain. Kita tetap waspada saja, mana tahukan (ada kebijakan lain),"

"Kita siapkan personel dan sudah kita posisikan sebaik mungkin, termasuk menambah petugas top up," kata Giot.

Baca juga: Viral Video Aparat Kewalahan saat Ratusan Kendaraan Terobos Penyekatan Larangan Mudik 2021

Karena pengelola jalan tol masih bagian dari pemerintah, Giot pun menegaskan pihaknya tetap mengikuti aturan yang ada.

Mengenai adanya kebijakan larangan mudik tidak dapat dikomentari karena mereka juga ikut dengan pemerintah.

Hingga saat ini, masih banyak pemudik yang nekat untuk pulang ke kampung meskipun sudah ada larangan dari pemerintah.

Baca juga: Pengendara Kesempatan Menerobos Area Penyekatan Larangan Mudik saat Tengah Malam hingga Subuh

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved