Sungai Babura Meluap

BREAKING NEWS Ratusan Rumah di Gang Merdeka Kembali Tenggelam, Kediaman Warga Digenangi Lumpur

Sungai Deli yang melintasi permukiman penduduk meluap dan merendam ratusan rumah yang ada di Gang Merdeka

Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Ratusan rumah warga teredam banjir di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatra Utara, Kamis (6/5/2021). Banjir ini akibat luapan Sungai Babura yang mengalir ke Sungai Deli.(TRIBUN MEDAN/GOKLAS) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Ratusan rumah warga di Gang Merdeka, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan kembali tenggelam direndam banjir, Kamis (6/5/2021).

Amatan www.tribun-medan.com di lokasi banjir, sejumlah bocah tengah asyik bermain air.

Mereka ada yang berenang menggunakan ban, ada juga yang menggunakan wahana lain. 

Sementara itu, para orang tua dan anak muda yang rumahnya terendam lumpur tampak bergotong membersihkan rumah masih-masing.

Mereka mencoba untuk mengeluarkan air yang masuk ke rumah dengan menggunakan sapu ataupun sekop.  

Baca juga: Dua Bocah Diduga Dibunuh Ayah Tiri di Brigjen Katamso Medan, Ini Komentar Kepling Gang Merdeka

Sementara itu, para pejalan kaki yang melintas dari jalan yang tergenang ini pun menarik celananya sampai selutut sambil menenteng sepatu ataupun sendal.

Selain itu, pengendara secara hati-hati melintas agar tidak membasahi para pejalan kaki. 

Zulham, warga terdampak banjir mengatakan bahwa sumber air ini berasal dari luapan Sungai Babura yang mengalir ke Sungai Deli. 

"Ini banjirnya dari jam 06.00 WIB sampai sekarang. Selama bulan puasa, baru kali ini lah pertama banjir, makanya capek lah jadinya," kata Zulham, Kamis siang. 

Akibat banjir ini, Zulham merasa rugi lantaran perabotan rumah tangganya rusak dan harus dikeringkan.

Baca juga: Banjir Rob Belawan Kian Parah, Pengamat Lingkungan Singgung Dampak Reklamasi Industri

Selain itu, air yang masuk ke rumah kerap menimbulkan penyakit gatal-gatal di kulit. 

"Ya, air sungai itu kan tidak bersih. Ini anak-anak yang sering main air banjir sering kali gatal-gatal," sebutnya. 

Zulham mengatakan, meluapnya air sungai ini lantaran Sungai Babura sudah dangkal.

Sehingga, Zulham berharap agar pemerintah dapat melakukan pengerukan dan membangun benteng agar air, sehingga ketika sungai meluap, air tidak masuk permukiman.

"Pernah di sini banjir 5 hari 5 malam itu capai 2 meter. Kalau hari ini masih sampai lutut, tapi begitu pun sedih lah," ujarnya. 

Baca juga: Sejumlah Jalan Protokol di Tanjungbalai Terendam Banjir Setinggi 30 Cm

Ia pun meminta agar Wali Kota Medan Bobby Nasution dapat mendengarkan keluhan warga Gang Merdeka ini.

Pasalnya, mereka merasa tiada lagi merdeka sebab selama berpuluh - puluh tahun lamanya selalu menjadi korban banjir. 

"Kami mohon pemerintah saat ini dapat mencari jalan keluar. Masa kami harus merasakan banjir sampai ke anak - anak. Jadi serasa tidak ada pemerintah yang memperhatikan dan berbuat untuk rakyatnya," tutupnya.(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved