Jelang Larangan Mudik di Sumut
Jelang Berlakunya Larangan Mudik, Ribuan Penumpang KM Kelud Tiba di Pelabuhan Bandar Deli Belawan
Jumlah penumpang yang datang jelang lebaran Idul Fitri 1442 ini yang paling banyak selama pengangkutan penumpang pada bulan Ramadhan sejak April.
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ribuan penumpang KM Kelud sudah menapakkan kaki di Pelabuhan Bandar Deli, Kota Medan, Senin (3/5/2021) siang.
Para menumpang yang diturunkan ini berangkat dengan jadwal terakhir sebelum penerapan larangan mudik 6-17 Mei 2021 mendatang.
"Jam 12-an kapal akan bersandar, dengan jumlah penumpang 1.144 orang dari Jakarta, Batam, Tanjungbalai. Ini jadwal rutin biasa masuk Senin berangkat Selasa," jelas Kepala Operasional PT Pelni, Harbin Simamora.
Disinggung soal larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pusat, Harbin memastikan Pelni tetap mematuhi kebijakan tersebut.
Terhitung mulai Selasa (4/5/2021) besok, KM Kelud hanya berangkat membawa penumpang tujuan Batam.
"PT Pelni tetap ikuti aturan larangan mudik dari pemerintah. Adapun jadwal untuk besok berangkat, kami ambil penumpang sampai ke Batam saja. Di tanggal 6-17 sudah tidak ada bawa penumpang, hanya logistik saja," jelasnya.
Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Perintahkan Pos Penyekatan Larangan Mudik Dijaga 24 Jam
Kata Harbin, jumlah penumpang yang datang jelang lebaran Idul Fitri 1442 ini yang paling banyak selama pengangkutan penumpang pada bulan Ramadhan sejak April.
Namun, jumlah penumpang KM Kelud belum mencapai 50 persen dari kapasitas penumpang sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
Wajah letih terlihat dari raut penumpang KM Kelud ketika melewati Garbarata menuju ruang pemeriksaan administrasi.
Penumpang yang tiba ini setelah memenuhi syarat berlayar sesuai kebijakan di massa pandemi Covid-19.
Penumpang asal Batam, Edy mengatakan dirinya mengungkapkan bahwa suasana di dalam kapal lebih nyaman, karena tidak terlalu ramai. Setiap penumpang diterapkan jarak dengan penumpang lainnya.
"Di kapal bagus, da penerapan distancing. Saya orang Medan, mau lebaran. Jadwal cuti udah keluar makanya pulang. Rencana sebulan di sini, baru balik kerja lagi nanti," katanya.
Baca juga: Bisnis Rental Mobil Anjlok, Kena Dampak Larangan Mudik Lebaran
Diketahui bahwa pemerintah pusat secara resmi melarang masyarakat untuk melakukan penyelenggaraan mudik Lebaran 2021 pada bulan Mei mendatang.
Kebijakan ini telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.
Larangan ini berlaku untuk seluruh lapisan masyarakat. Yang terakhir dan yang paling penting larangan mudik akan dimulai pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.
Aktivitas angkutan kapal tahun ini hampir sama dengan kondisi tahun sebelumnya. Terjadi peningkatan arus logistik antar pulau jelang Lebaran di pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.
(ded/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penumpang-km-kelud-melintas-di-garbarata-bandara-deli-belawan.jpg)