Akun Instagram Selebgram Revina VT Disita Polisi, tak Bisa Terima Endorsement dan Sempat Menganggur

"Gue masih bisa bertahan hidup cuma sekarang gue lagi bikin usaha sama teman gue, skincare gitu. Sekarang juga lagi kerja di start up," katanya.

Tayang:
Instagram/revinavt
Revina VT 

"Sebagai gantinya Pak Dedy Susanto akan mencabut laporan," katanya

Baca juga: AKHIRNYA Nathalie Holscher Kembali Kepelukan Sule, Mereka Kumpul Lagi, Semua Netizen Senang

Meski tak memastikan berapa besaran biaya ganti rugi yang ia berikan, tapi bagi Revina jumlah tersebut cukup besar.

"Yang pasti banyak ya, yang pasti sekarang saya jadi miskin," katanya.

Revina mengaku selama proses perdamaian, ia hanya bertemu dengan kuasa hukum Dedy Susanto.

"Saya pengin banget ketemu dengan Pak Dedy dan meminta maaf secara langsung cuma sayangnya Pak Dedy belum mau ketemu saya," katanya.

"Tapi selama ini udah ketemu sama lawyer nya dan sudah baik-baik. Selama damai deh yaudah gapapa," lanjutnya.

Ia pun berharap bisa bertemu bahkan berteman dengan Dedy Susanto dan bisa saling bertukar ilmu

"Kan Pak Dedy juga seorang yang pintar bangetlah di dunia psikologi. Saya juga harus belajar banyak dari Pak Dedy," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Revina memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut.

"Saya Revina VT hari ini saya ingin klarifikasi bahwa kejadian yang terjadi pada Februari tahun 2020 dimana saya di sosial media memberitakan tentang kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh Dedy Sutanto," katanya.

Ia mengaku menerima pesan di media sosial Instagram dari terduga korban dan langsung meneruskannya tanpa memastikan terlebih dulu.

"Hari ini saya ingin klarifikasi bahwa hal tersebut adalah sebuah kelalaian saya. Dimana saya tidak cross check dua kali atau tiga kali ke para terduga korban yang nge DM ke saya," katanya. 

Ia pun mengatakan hal yang terjadi pada Februari tahun lalu belum bisa dipastikan kebenarannya.

Baca juga: Nathalie Holscher Akhirnya Pulang ke Rumah Sule, Ayah Rizky Febian Sebut baka Ada Kejutan

"Jadi kebenaran berita tersebut belum bisa dipastikan. Jadi saya lalai, saya minta maaf pada Dedy Susanto ternyata hal tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya," katanya.

Sekali lagi ia menegaskan permintaan maafnya pada psikolog itu.

"Jadi saya menyesal, saya mint maaf ke beliau. Semoga pintu maaf dibukakan untuk saya," lanjutnya.

Dipastikannya ia sudah bertemu dengan kuasa hukum Dedy Susanto dan sepakat untuk berdamai pada 7 April 2021.

"Pak Dedy nya juga sudah berbesar hati memaafkan saya. Akhirnya kita bisa mediasi dan mencapai kesepakatan untuk berdamai," katanya. (sep/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved