News Video
Dampak Pandemi Covid-19, Pelabuhan Teluk Nibung Tak Layani Arus Mudik Indonesia-Malaysia
Pintu-pintu pelabuhan terlihat di gembok dan di kunci. Manager Umum Pelindo I Tanjungbalai Asahan, Khudri Al Akbar menjelaskan pelabuhan di tutup seja
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
Dampak Pandemi Covid-19, Pelabuhan Teluk Nibung Tak Layani Arus Mudik Indonesia-Malaysia
TRIBUN-MEDAN.COM, TANJUNGBALAI - Pelabuhan Terminal Teluk Nibung yang terletak di Kota Tanjungbalai belum dapat melayani arus mudik antar negara keluar ataupun masuk Indonesia - Malaysia.
Hal itu dikarenakan pandemi covid-19 yang saat ini masih melanda Indonesia. Terlihat pelabuhan yang memiliki konstruksi megah ini tidak beroperasi.
Pintu-pintu pelabuhan terlihat di gembok dan di kunci. Manager Umum Pelindo I Tanjungbalai Asahan, Khudri Al Akbar menjelaskan pelabuhan di tutup sejak maret 2020 lalu.
"Pelabuhan Terminal Teluk Nibung masih belum dapat menerima pelayanan arus mudik, sebab ditutup sejak 15 maret 2020 lalu akibat pandemi covid-19," ujar Akbar, Kamis(29/4/2021).
Kata Akbar, Pelabuhan yang dapat menampung 600 orang penumpang dalam sekali kedatangan ini belum diketahui kapan akan di buka
"Belum di tentukan waktu di buka. Kalau Malaysia buka, kami bisa buka. Kemudian tanya mengenai izin bisa atau tidak," ujarnya.
Ujarnya, saat ini ia tidak mengetahui dimana posisi kapal yang biasa di pelabuhan Teluk Nibung.
"Kapalkan swasta, nah itu bagaimana mereka sekarang kami juga tidak tahu, karenakan kapal setiap hari harus hidup mesin," katanya.
Hanya saja, saat ini ia masih berharap kepada pemerintah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai untuk mengeruk sungai.
"Jadwal hanya dua kaki, pukul 09.00-10.00 wib keberangkatan, Pukul 16.00-17.00 kedatangan. Itu karena ikut pasang surut air.
Jadi berharap kepada pemerintah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai untuk mengeruk pasir di sungai Asahan ini karena kapal tidak dapat menepi karena dangkal," pungkasnya.
Sedangkan, dari amatan TRIBUN-MEDAN.COM, pelabuhan yang sudah bertaraf internasional ini terlihat megah dan memiliki fasilitas yang memadahi. Seperti mushola, Tempat Karantina dan sebagainya. Namun di sayangkan, saat ini pelabuhan tersebut tidak dapat beroperasi.
(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)