News Video

Palsukan Alat Rapid Tes Antigen, Lima Orang Petugas Medis Diamankan Polda Sumut di Bandara Kualanamu

Dalam penindakan tersebut polisi mengamankan 5 orang yang berada di ruangan pemeriksaan rapid tes antigen tersebut termasuk petugas medis.

Penulis: Fredy Santoso |

Palsukan Alat Rapid Tes Antigen, Lima Orang Petugas Medis Diamankan Polda Sumut di Bandara Kualanamu

TRIBUN-MEDAN.com, Medan - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sumut melakukan penggrebekan tempat pelayanan rapid tes antigen di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatra Utara pada Selasa (28/4/2021).

Polisi menduga tempat tersebut melakukan tindakan pidana undang-undang kesehatan soal penyalahgunaan alat rapid tes antigen bekas.

Saat ditemui, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan adanya penggrebekan tersebut.

Hadi mengatakan penindakan tersebut dilakukan setelah kepolisian menerima adanya laporan soal penyalahgunaan alat kesehatan.

"Jadi benar subdit 4 rimsus melakukan tindakan terhadap dugaan tindak pidana undang-undang kesehatan. Lokasinya di salah satu ruangan di bandara Kualanamu. Penindakan dilakukan kemarin sore. Ada beberapa orang yang diminta keterangan. Saat ini tim penyidik 4 sedang mendalami," kata Hadi saat ditemui di Polda Sumut pada Rabu (28/4/2021).

Dalam penindakan tersebut polisi mengamankan 5 orang yang berada di ruangan pemeriksaan rapid tes antigen tersebut termasuk petugas medis.

Kelimanya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Sumatra Utara untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dalam penggeledahan yang dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa alat-alat medis yang biasa dilakukan untuk pemeriksaan rapid tes antigen yang biasa digunakan untuk penerbangan.

"Barang bukti ada alat-alat medis yang ada disitu. Salah satunya itu," kata Hadi.

Hingga saat ini polisi masih mendalami lebih lanjut soal motif tindakan pidana undang-undang kesehatan tersebut.

"Dugaan ke arah situ semuanya di dalami oleh penyidik. Nanti penyidik secara konferhensif pendalaman baru nanti disampaikan," tutupnya.

(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved