Traffic Light Jadi Pajangan

Banyak Traffic Light di Marelan dan Belawan Cuma Jadi Pajangan, Arus Lalu Lintas Sering Macet Total

Arus lalu lintas di kawasan Marelan dan Belawan sering macet. Ternyata ini akibat tidak berfungsinya traffic luight

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kondisi lampu lalu lintas di Simpang tiga Pasar V Marelan menuju Belawan mati total sudah bertahun-tahun, Rabu (28/4/2021). Lampu lalu lintas di Marelan dan Belawan banyak yang jadi pajangan.(TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN--Arus lalu lintas di kawasan Marelan dan Belawan sering macet parah.

Setelah ditelisik, ternyata penyebabnya bukan karena tingginya jumlah penduduk saja, tapi karena tidak berfungsinya sejumlah traffic light.

Dari amatan www.tribun-medan.com, setidaknya lebih dari tiga lokasi traffic lightnya rusak alias cuma jadi pajangan. 

Baca juga: Pedagang Malas Jualan di Gedung Pasar Tradisional Marelan, Berikut Alasan dan Keinginannya

Adapun lokasi yang traffuic lightnya tidak berfungsi di Simpang tiga Pasar V Marelan, Simpang Kantor (Jalan Yos Sudarso) dekat Polsek Labuhan.

Kemudian di Simpang tiga Sicanang Belawan, Simpang Tiga Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Di lokasi-lokasi tersebut, sering terjadi penumpukan kendaraan di jam-jam sibuk, seperti pukul 07.00-09.00 WIB, dan pukul 17.00 hingga pukul 20.00 WIB.

"Sudah bertahun-tahun lampu lalu lintas ini enggak pernah nyala, padam total enggak pernah berfungsi," kata Rizky warga Marelan Pasar IV, Kelurahan Terjun, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Kebiasaan Buruk Warga Buang Sampah Sembarangan Hingga Sungai Tercemar Limbah di Marelan

Rizky mengatakan, pemerintah seolah tutup mata dengan fasilitas umum yang ada.

Pemerintah daerah terkesan menganaktirikan kawasan Marelan dan Belawan.

Padahal, kata dia, jika musim Pilkada tiba, pasti masing-masing calon kepala daerah melontarkan janji-janji dengan dalih ingin memajukan kawasan Marelan dan Belawan.

Tapi faktanya, janji-janji itu cuma isapan jempol belaka. 

"Makanya Marelan ini macet terus, semrawut, gitu juga di Simpang tiga Titi Papan mau ke Belawan dan Mabar, padahal itu jalur ke tol dan objek vital Pelabuhan Belawan dan Kota Medan," kata Rizky.

Baca juga: Camat Medan Marelan Ungkap Penyebab Sungai Bedera Menghitam

Dari amatan di lokasi, aktivitas truk dan tronton bertonase tinggi kerap melintas di jalur yang sama.

Itulah kenapa, ketika kendaraan mulai padat dan trafic laight tidak berfungsi, maka arus lalu lintas sering macet parah.

Kanit Lantas Polsek Labuhan, Iptu Lily Tapiv mengakui di wilayahnya sering terjadi kemacetan.

Namun, kata dia, kondisi ini tidak bisa disamakan dengan kondisi kota-kota besar.

Selain itu, soal traffic light di Marelan ada dua arus berbeda, yakni arus Marelan dengan arus Kota Medan. 

Baca juga: Demo di Tengah Banjir Rob, Warga Belawan Bawa Sampan, Jala dan Pancing di Jalan Protokol

"Aliran arus Marelan sama Medan beda jauh, itu memang dimatikan. Karena beda jumlah volume arus tiap simpang antar Medan dan Marelan, jadi dimatikan mereka (warga)," kata Tapiv.

Dia mengatakan, kalaupun lampu lalu lintas menyala seirama dengan Medan, maka kondisinya tidak akan bisa sama dengan arus Marelan.  

"Untuk alternatifnya, personel kita biasanya berjaga di titik-titik rawan macet dan kecelakaan. Beberapa personel dikerahkan di jam-jam rawan macet dan ramai arus," pungkasnya.(dyk/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved