KPK Usut Korupsi di Tanjungbalai
BREAKING NEWS, Pascadigeledah KPK, Kantor Wali Kota Tanjungbalai Sepi
Namun, setelah saat ini, keramaian kantor tidak terlihat, hanya beberapa ASN saja yang di jumpai Tribun-Medan.com yang sedang bekerja.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap |
TRIBUN-MEDAN.COM, TANJUNGBALAI - Pascadiperiksa oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kantor Wali Kota Tanjungbalai sepi, Kamis(22/4/2021).
Tim penyidik KPK yang terdiri dari delapan orang memasuki kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa(20/4/2021) setelah selesai menggeledah rumah Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Syahrial.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, terlihat tim penyidik KPK membawa beberapa koper serta tas tenteng bewarna merah keluar dari kantor tersebut.
Diperkirakan KPK menggeledah kantor tersebut hingga enam jam, mulai dari kantor Wali Kota Tanjungbalai, Sekretaris Daerah, dan kantor Badan Kepegawaian Daerah.
Namun, setelah saat ini, keramaian kantor tidak terlihat, hanya beberapa ASN saja yang di jumpai Tribun-Medan.com yang sedang bekerja.
Di ruang dinas Wali Kota Tanjungbalai, terdapat tiga orang menggunakan hijab dengan berbaju batik mengatakan bahwa tidak mengetahui dimana keberadaan Syahrial.
"Tidak tau pak, tidak paham kami, silahkan tanya ke Kadis Kominfo," kata wanita yang berperawakan kecil.
Selain Syahrial, terlihat juga ruang kerja Sekretaris daerah kota Tanjungbalai Yusmada, kosong. Bahkan tanpa ada satu orang pegawai yang berada di lokasi.
Ruangan Yusmada terlihat kosong dan dibiarkan terbuka begitu saja. Namun, di ruang Badan Kepegawaian Daerah Tanjungbalai, terlihat tetap bekerja seperti biasa.
Berdasarkan keterangan seorang pegawai yang tidak menginginkan namanya disebutkan, kepala BPD hadir sejak pagi tadi, namun saat ini sedang keluar.
"Tadi masuk semua, namun sekarang lagi keluar," ujar pria berjanggut itu.
Kadis Kominfo Tanjungbalai, Walman Riadi Girsang saat dikonfirmasi mengatakan saat ini belum mengetahui pasti dimana keberadaan Syahrial.
Menurutnya, Syahrial tidak masuk kantor sejak pertama di sidik oleh KPK beberapa hari lalu. "Tidak tau saya kemana dia, sejak pertama diperiksa belum ada masuk kantor," ujar Walman.
Untuk keberadaan Sekretaris Daerah, ia mengaku tidak tahu.
(CR2/TRIBUN-MEDAN.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situasi-terkini-kantor-wali-kota-tanjungbalai.jpg)