News Video
Merasa Nasib Terkatung-katung, Mahasiswa ITM Bawa Poster Babi Gendut ke LLDIKTI Sumut
Pimpinan aksi yang tak ingin menyebut namanya menuntut kebijakan LLDIKTI bagaimana pertanggungjawaban yayasan sosial dan pendidikan Dwiwarna.
Penulis: Arjuna Bakkara |
Merasa Nasib Terkatung-katung, Mahasiswa ITM Bawa Poster Babi Gendut ke LLDIKTI Sumut
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Mahasiswa Insititut Teknologi Medan (ITM) mendatangi Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I Sumatera Utara di Jalan Sempurna Tanjung Sari Medan memprotes dualisme kepemipinan kampus.
Pimpinan aksi yang tak ingin menyebut namanya menuntut kebijakan LLDIKTI bagaimana pertanggungjawaban yayasan sosial dan pendidikan Dwiwarna.
Menurut Pimpinan Aksi, mahasiswa telah banyak dirugikan dan yang terakhir puncaknya terjadi dualisme yang disebabkan adanya pemecatan PJS Rektor pada pertengahan Maret lalu.
Pada 26 Agustus 2020 lalu, LLDIKTI sebagai pengawas penyelenggara pendidikan merespon situasi ini dengan pencabutan pembinaan pada ITM, yang menyebabkan adanya larangan melakukan penerimaan mahasiswa baru dan penyelenggara wisuda, diberikan waktu selama 6 bulan sampai ITM berbenah.
"Bagaimana sih kejelasan status ITM kan, karen sudah lam diulur-ulur gitu Jadi, hari ini kami meminta ketehasan Dikti,"ujar Pimpinan Aksi.
Saat ini juga, kata dia seluruh mahasiswa ITM sudah tak mengikuti proses perkuliahan. Dua tahun terakhir, ITM tak menerima mahasiswa baru dan kini telah putus regenerasi.
Hingga saat ini mahasiswa ITM masih menungg kejelasan pihak kampus yang dipimpin secara dualisme. Dan apabila memang tidak mau berdamai dan tak memberikan akta notaris, mahasiswa menuntut LLDIKTI segera mencabut ijin ITM.
Pantuan Tribun Medan, mahsiswa tersebut membawa berbagai poster dengan ragam tulisan. Mulai dari tulisan "Dikti Wilayah I Harus bertanggungjawab atas nasib Mahasiawa ITM, hingga poster berganmbar babi gemuk melabangkan korupsi.
(Jun-tribun-medan.com)