Relaksasi PPnBM Dongkrak Penjualan Wuling Confero hingga 50 Persen di Medan

Wuling Motors merupakan satu di antara perusahaan otomotif di Kota Medan yang mencatat peningkatan penjualan signifkan setelah adanya kebijakan terseb

Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Dian Nur Utama
Wuling Motors Medan mencatatkan kenaikan penjualan hingga 75 persen sejak berlakunya relaksasi PPnBM, Jumat (9/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-medan.com/ Dian Nur Utama Saragih

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Relaksasi PPnBM atau Pajak Penjualan atas Barang Mewah sejak 1 Maret 2021 menjadi angin segar bagi pelaku bisnis otomatif, khususnya mobil.

Wuling Motors merupakan satu di antara perusahaan otomotif di Kota Medan yang mencatat peningkatan penjualan signifkan setelah adanya kebijakan tersebut.

“Dengan adanya relaksasi PPnBM ini tanggapannya ya positiflah dari sisi penjualan, karena memberikan peningkatan dibanding sebelum adanya kebijakan ini,” ujar Sofyan, Sales Manager Wuling Motors Medan, Jl Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (9/4/2021) siang.

Ia mengungkapkan kenaikan penjualan sejak berlakunya relaksasi PPnBM tersebut mencapai 75 persen.

Padahal, produk Wuling Motors yang mendapatkan relaksasi PPnBM cuma satu tipe yakni Confero.

Namun, kebijakan relaksasi PPnBM itu ternyata turut mendongkrak penjualan tipe mobil lainnya yang tidak dapat keringanan pajak dari pemerintah.

“Wuling saat ini belum ada yang di atas 1.500 cc, saat ini produk kita hanya sampai 1.500cc,” ungkapnya.

Baca juga: Wuling Almaz RS Resmi Meluncur di Medan dengan Ragam Teknologi Mobil Pintar

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Semak-semak Kuburan China Delitua

Sofyan mengakui penjualan tipe Confero-lah yang menjadi penyumbang terbesar dalam penjualan produk Wuling Motors di Medan.

Angka kenaikan penjualannya mencapai 50 persen.

Ia menceritakan, ketika awal pandemi Covid-19, tepatnya April 2020 lalu, penjualan Wuling juga terpuruk, sama seperti pabrikan mobil lainnya.

“Boleh dibilang saat itu tinggal 1 sampai 10 persen saja bisnisnya. Pemulihannya itu mulai Agustus, pelan-pelan ada kenaikan, walaupun tidak signifikan,” imbuhnya.

Baca juga: Sudah Ditinjau Bobby Nasution Tapi kok Jembatan Gang Mesjid Belum Diperbaiki? Warga Terheran-heran

Baca juga: Dua Bulan Bekerja, Bobby Nasution Sudah Tangani 250 Titik Genangan di Kota Medan

Walaupun adanya kenaikan penjualan akibat relaksasi PPnBM tersebut, hingga kini penjualan masih belum pulih seperti saat sebelum adanya pandemi.

“Kalau pulih seperti sebelum pandemi masih belum, hanya mendekati,” katanya menambahkan.

Ia berharap kebijakan relaksasi PPnBM ini bisa berlangsung sampai akhir tahun 2021 sehingga penjualan bisa terdongkrak.

“Untuk tipe Confero, selain 1500 cc, komponen lokalnya ada 70,5% saat dirilis, makanya termasuk kategori yang dapat subsidi PPnBM dari Pemerintah. Sedangkan mobil 1500 cc lain, komponen lokalnya belum sampai 70% sehingga tidak dapat subsidi,” ujar Sofyan.

(cr15/ Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved