News Video

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo: Danau Toba Miliki Keanekaragaman Geografi, Hayati, dan Budaya

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan bahwa Danau Toba memiliki keanekaragaman sehingga terpilih menjadi UNESCO Global Geopark.

Penulis: Maurits Pardosi |

TRIBUN-MEDAN.com. BALIGEKetua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan secara gamblang bahwa kawasan Danau Toba memiliki keanekaragaman yang memiliki pertalian sehingga terpilih menjadi UNESCO Global Geopark pada Sidang ke 209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis pada Selasa (2/7/2020).

Dengan demikian, ia menyampaikan bahwa kawasan Danau Toba harus dikembangkan.

“Kawasan Danau Toba dinilai memiliki keberagaman yang saling berkaitan yakni keanekaragaman; geografi, hayati, dan budaya. Sebagai salah satu elemen potensial yakni pariwisata sescara khusus di kawasan Danau Toba harus kita tetap prioritaskan,” ujar Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melalui virtual bagi perserta Rapat Kerja Nasional I Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) pada Jumat (9/4/2021).

Sekalipun ia memberikan dorongan terkait pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba, ia juga tidak lupa memberikan semangat bagi masyarakat Danau Toba di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kita semua tidak perlu takut pada masa pandemi ini, kita semua harus bergerak. Bagi siapa yang ingin berwisata ke Danau Toba, kita tidak ragu mengatakan bahwa Danau Toba adalah salah satu destinasi yang sangat potensial untuk dikembamngkan,” lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa destinasi Danau Toba menjadi satu diantara destinasi bertaraf Internasional memiliki proses panjang. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan atas perhatiannya kepada kawasan Danau Toba.

“Kita membutuhkan pembangunan yang melibatkan beberapa aspek, seperti kesiapan aspek sosial kemasyarakatan. Kita berterimakasih kepada Pak Luhut Binsar Panjaitan karena beliaulah semua bergerak di kawasan Danau Toba,” lanjutnya.

Acara yang dihadiri berbagai pihak dari sekitar Danau Toba, termasuk kabupaten-kabupaten yang bertetangga dengan Kabupaten Toba. Ia juga menyampaikan bahwa dengan adanya peraturan Presiden telah membuat pembangunan di kawasan Danau Toba terarah dan menjadi prioritas.

“Bila kita tengok ke belakang, program percepatan pariwisata Danau Toba setelah dengan adanya rujukan dan referensi sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2014 yang mengatur tentang rencana tata ruang kawasan Danau Toba dan sekitarnt serta Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016,” sambungnya.

Ia mengamini bahwa pandemi Covid-19 menjadi penghambat progres pembangunan di kawasan Danau Toba sebagai jalan mempersiapkan kehadiran para pengunjung wisatawan lokal. nasional, dan internasional.

“Dan pada pertengahan Tahun 2019, Danau Toba ditetapkan sebagai kawasan satu dari antara 5 super prioritas. Dalam perjalanan selanjutnya, hadirnya pandemi Covid-19 telah menggerus sumber daya serta menguras serta dan fokus perhatian kita,” ungkapnya.

“Pandemi tidak hanya berpengaruh pada aspek kesehatan dan kehidupan sosial kita, tetapi juga menghempaskan perekonomian kita ke jurang resesi yang kita rasakan saat ini. Tidak hanya di Indonesia, dampak pandemi juga dirasakan hampir seluruh negara,” terangnya.

Ia juga menjelaskan persentase penurunan pengunjung ke kawasan Danau Toba sejak pandemi Covid-19. Dari penuturannya, ia mengatakan bahwa penurunan jumlah wisman ke kawasan Danau Toba mencapat 90 persen.

“Pandemi Covid-19 ini juga memengaruhi jumlah pengunjung wisman ke kawasan Danau Toba yang sangat drastis menurun dari 23128, pada bulan November 2020 turun menjadi 1306 atau turun sekitar 93,83 persen dan juga perhotelan berbintang yang hanya berisi sekitar 34, persen,” ujarnya.

“Pandemi Covid-19 tidak seharusnya membuat kita menyerah. Kita tidak boleh menyerah pada keadaan justru kondisi ini menjadikan kita tetap bergerak karena kita yakin bahwa sektor pariwisata adalah sektor yang paling potensial untuk mengembalikan perekonomian nasional,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved