Pembantu Desiree Tarigan Buat Pengakuan Mengejutkan, Alami Penyekapan hingga Diancam oleh Bams

Desiree Tarigan dan Bams eks Samsons diduga melakukan tindakan yang kurang menyenangkan ke seorang asisten rumah tangga (ART).

Tangkapan layar video
Desiree Tarigan melakukan konferensi pers di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (7/4/2021). Desiree melaporkan Hotma Sitompul dan pengacaranya karena fitnah perselingkuhan. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Istri Hotma Sitompul, Desiree Tarigan dan Bams eks Samsons diduga melakukan tindakan yang kurang menyenangkan ke seorang asisten rumah tangga (ART).

Polemik rumah tangga pengacara Hotma Sitompul dan Desiree Tarigan kini telah melebar.

Yang mana ada seorang ART bernama Irni mengaku pernah bekerja di rumah sang pengacara kondang.

Ketika ditemui didampingi oleh sejumlah kuasa hukum, ia membeberkan apa yang dialaminya selama bekerja.

Tindakan itu dilakukan oleh sejumlah inisial yang enggan disebutkan secara gamblang.

Istri Hotma Sitompul, Desiree Tarigan dan Bams eks Samsons diduga lakukan tindakan yang kurang menyenangkan ke seorang asisten rumah tangga (ART).
Istri Hotma Sitompul, Desiree Tarigan dan Bams eks Samsons diduga lakukan tindakan yang kurang menyenangkan ke seorang asisten rumah tangga (ART). (Tangkap layar kanal YouTube KH Infotainment)

Akan tetapi nama Desiree dan sang anak, Bams turut diseret dalam pengakuannya.

Irni mengungkapkan kejadian ini berlangsung pada 24 Februari 2021 lalu selama dua hari.

"Pada saat itu (24 Februari), handphone saya disita sama orang itu."

"Handphone saya disita selama dua hari sama orang-orang di rumah sana," terang Irni kepada media seperti dikutip dari kanal YouTube KH Infotainment, Kamis (8/4/2021).

Bahkan ia sampai dicaci maki karena dituding merusak rumah tangga orang tersebut.

Irni juga dituding menerima sejumlah bayaran untuk menjadi mata-mata.

Akan tetapi tudingan itu langsung dibantah oleh sang ART.

Irni juga mengaku tidak diperbolehkan untuk keluar dari rumah.

"Udah gitu saya dicaci maki, sampai aku dituding merusak rumah tangganya."

"Menerima bayaran dari orang untuk memata-matai tapi semua itu tidak benar," tambahnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved