Cerita Seleb
DUH SERAM, 2 Pesan Terakhir Suzzanna sang Ratu Horor di Detik Terakhir Kematiannya pada Clift Sangra
Suzzanna yang dijuluki sebagai Ratu Horor Indonesia telah meninggal 13 tahun silam.Namun misteri seputar kepergiannya masih ada yang belum terpecahkan
TRIBUN-MEDAN.COM – Para penggemar film horor tentunya tak akan mungkin melupakan sosok Suzzanna dan juga film-film yang dibintanginya.
Hingga saat ini film-film bergenre horor yang dibintangi Suzzanna juga masih kerap tayang di layar kaca televisi di Indonesia.
Suzzanna atau yang dijuluki sebagai Ratu Horor Indonesia memang telah meninggal 13 tahun silam.
Namun misteri seputar kepergiannya masih belum terpecahkan hingga saat ini.
Khususnya soal tanggal kematian Suzzanna yang belakangan diketahui sama sekali tak tertulis di batu nisannya di Magelang, Jawa Tengah.
Baca juga: INTIP Sosok Ibunda Ariel NOAH, Disebut Mirip Mantan Istrinya, Sarah Amalia, Netizen Tercengang
Baca juga: LUCINTA LUNA Ternyata Sudah Ngebet Nikah, Kini Serius Cari Sosok Pendamping Hidup,Tapi Ini Syaratnya
Sempat jadi tanda tanya di benak publik, misteri kematian Suzzanna akhirnya diungkap oleh suaminya sendiri, yakni Clift Sangra.
Di hadapan wartawan, Clift Sangra baru-baru ini mereka adegan yang merangkum detik-detik sebelum malaikat mau menjemput Suzzanna.
Pengakuannya ini terekam dalam tayangan Insert Investigasi yang dilansir YouTube TRANS TV Official pada Rabu (24/3/2021) lalu.
Masih lekat di ingatan Clift Sangra, Ratu Horor Indonesia menghembuskan napas terakhir saat waktu beranjak menuju tengah malam.
Tepat tanggal 15 Oktober 2008 tengah malam, sang aktor bergetar tatkala mendengar 2 permintaan terakhir mendiang istrinya.
"Waktu saya meluk gini tuh, dia masih sempet ngomong sama saya ‘Pah, ada 2 permintaan yang minta dipenuhin sebelum meninggal. Janji ya?’,” ucapnya menirukan perkataan Suzzanna.
Clift Sangra mereka ulang detik-detik Suzzanna sebelum meninggal dunia di pelukannya
Usut punya usut, permintaan pertama dari sang Ratu Horor Indonesia adalah untuk menjadikan anak angkatnya, Rama Yohannes, sebagai perwira TNI jika nanti beranjak dewasa.
Memegang teguh janjinya, Clift Sangra membuktikannya lantaran sang putra angkat, Rama Yohannes, kini telah jadi perwira TNI yang bertugas dinas di Kalimantan.
“Yang pertama, tolong jadikan anak angkat kita untuk jadi tentara TNI. Oke saya bilang gitu. Saya akan jadikan dia TNI.
Dan sekarang emang jadi TNI sudah dinas di Kalimantan (jadi) amanat yang pertama udah,” kenangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/408432042.jpg)