Liga Inggris
Usai Dipecat Chelsea, Frank Lampard Kirim Pesan Menohok, Dua Pelatih Miskin Gelar
Frank Lampard mengirim pesan menyentuh setelah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Chelsea.
"Ketika saya mengambil peran ini, saya memahami tantangan yang ada di depan dalam masa sulit bagi klub sepak bola."
"Saya bangga dengan pencapaian yang kami raih dan saya bangga dengan para pemain akademi yang telah melangkah ke tim utama dan tampil dengan baik. Mereka adalah masa depan klub."
"Saya kecewa tidak memiliki waktu musim ini untuk membawa klub maju dan membawanya ke level berikutnya."
"Saya ingin berterima kasih kepada Abramovich, dewan direksi, pemain, tim pelatih saya dan semua orang di klub atas kerja keras dan dedikasi mereka, terutama di masa-masa yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menantang ini," tutup pesan tersebut.
Dua Pelatih Paling Miskin Gelar Di Chelsea
Frank Lampard menerima surat PHK dari Chelsea pada Senin (25/1/2020).
Sosok asal Inggris itu dilengserkan dari posisi pelatih setelah dua tahun menjabat atau sejak 2019.
Alasan pemecatan sang nakhoda pun klasik, yakni karena dinilai gagal mendongkrak performa Chelsea.
Di Liga Inggris musim 2020-2021, The Blues terdampar di posisi kesembilan klasemen seusai melewati 19 pertandingan.
Lampard pun menjadi korban ke-11 sejak Chelsea diakuisisi Roman Abramovich pada 2003.
Lalu bagaimana nasib 10 pelatih sebelum Lampard yang pernah dipecat sang konglomerat Rusia?
Jika mengacu pada perolehan trofi, Roberto Di Matteo dan Antonio Conte bisa dibilang sebagai pelatih paling miskin prestasi.
Pasalnya, kedua sosok tersebut belum menghasilkan satu gelar pun sejak terusir dari Stamford Bridge.
Di Matteo melanjutkan karier kepelatihan di Schalke pasca-kena PHK Chelsea.
Dia bertahan di sana selama setahun tanpa membuahkan piala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/lampard-dipecat-chelsea.jpg)